Berita > Seputar TKI
Dua Bulan Tak Digaji, Ratusan Pekerja di Riyadh Mogok Kerja dan Demo Sarikah Samama
23 Oct 2018 15:43:11 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1588
Ket: Pekerja Sarikah Samama unjuk rasa
Foto: LiputanBMI
Riyadh, LiputanBMI - Ratusan pekerja Sarikah Samama melakukan aksi mogok kerja dan unjuk rasa di dalam mes Wadi Laban Exit 34, Riyadh, Arab Saudi pada Minggu (21/10/2018). Mereka menuntut pembayaran gaji yang sudah dua bulan tak kunjung dibayar.

"Sudah dua bulan kami tidak digaji, mau makan apa. Biasanya gajian tanggal 1 sekarang sudah tanggal berapa," kata Nor Hayati saat dihubungi LiputanBMI, Selasa (23/10/2018).

PMI asal Lombok, NTB itu mengungkapkan, selain gaji yang belum dibayar, pihak Sarikah kerap memotong gaji dengan jumlah yang tidak wajar. Selain itu pihak Sarikah juga belum memperpanjang masa berlaku iqama (resident identity) yang sudah 7 bulan expired.

"Kami pekerja Indonesia ada 100 lebih, yang lainnya dari Filipina, Nepal, Bangladesh dan India. Katanya gaji bulan April sudah ada di ATM, tapi kami ngak bisa ngambil karena iqama belum diperpanjang," ungkapnya.

Ratusan pekerja tersebut dipekerjakan sebagai cleaning service dan penjaga pasien di berbagai rumah sakit di kota Riyadh dengan gaji SR 1.800. Aksi mogok kerja akan terus berlanjut sampai tuntutan dikabulkan pihak Sarikah.

"Tuntutan kami ingin gaji dan dipulangkan karena sudah habis masa kontrak. Kami sangat berharap sekali kepada perwakilan pemerintah agar membantu masalah ini. Perwakilan dari negera lain sudah datang, tapi dari Indonesia belum ada, " tandasnya.
(IYD/IYD, 23/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki