Berita > Seputar TKI
PMI Asal Ponorogo Tuntut Agen Karena Lalai Perpanjang ARC
19 Oct 2018 23:28:10 WIB | Hani Tw | dibaca 2671
Ket: Masa berlaku ARC habis harus keluar dari Taiwan
Foto: Dok. Pri
Taipei, LiputanBMI - HT pekerja migran asal Ponorogo menuntut agen karena lalai memperpanjang masa berlaku ARC (Alien Resident Certificate,red.) yang menyebabkan ia terpaksa harus pulang pada Kamis (19/10/2018) kemarin.

Hal ini dijelaskan oleh tim Shelter Hsincu sebagai pendamping HT kepada LiputanBMI (20/10), bahwa HT menurut peraturan memang harus segera meninggalkan karena sudah termasuk overstay, bahkan jika tidak segera pulang setelah masa berlaku ARC habis lebih dari tiga bulan ia justru akan dinyatakan TKA ilegal.

HT yang berangkat melalui PJTKI Bidar dipekerjakan pada pabrik pengepakan ikan di wilayah I-lan, Taiwan dan sudah bekerja selama dua tahun lebih.

Sebelum masa berlaku ARC habis, ia sudah mengingatkan agen untuk segera mengurus perpanjang ARC namun agen hanya menyikapi dengan kepala dingin, bahkan menyuruh HT tenang saja bahwa semua akan beres.

"Sebulan sebelumnya HT sudah melapor ke agen harus segera memperpanjang ARC namun agen menyarankan untuk tenang, "jelas Fajar yang menerima pengaduan tersebut.

Lanjutnya, setelah masa berlaku ARC habis dua bulan lebih dan tidak bisa diperpanjang lagi di Imigrasi, agen meminta HT untuk menandatangani surat persetujuan bersedia untuk pulang. Agen berjanji akan mengganti rugi uang senilai NTD 40.000 sebagai tanda permintaan maaf atas kelalaiannya.

Akhirnya ia melapor ke Shelter SPA untuk meminta bantuan supaya tidak dipulangkan begitu saja, ia merasa dirugikan mengingat masa habis kontraknya masih lama.

"Kelalaian bukan ada pada HT, melainkan pada agen, lah kok enak hanya diganti rugi uang segitu, terus gaji selama bulan- bulan terakhir bagaimana," kata Fajar menirukan percakapannya saat berkomunikasi dengan agen.

Setelah melalui perdebatan beberapa hari akhirnya ada kesepakatan antara kedua belah pihak dengan disaksikan pihak Shelter, HT mengajukan beberapa tuntutan kepada agen termasuk harus mengganti uang gaji selama beberapa bulan, semua biaya denda keterlambatan memperpanjang ARC maupun tiket kepulangan ditanggung agen, juga meminta agen membuktikan janjinya bahwa ia masih bisa kembali lagi ke Taiwan untuk bekerja.

(HNI/IYD, 19/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki