Berita > Seputar TKI
Dua Bulan Koma di RS Taiwan, PMI Asal Blitar Dibawa Pulang
12 Oct 2018 07:26:43 WIB | Hani Tw | dibaca 2590
Ket: foto Sumardi saat masih sehat dan saat pemberangkatan
Foto: Dok. Pri
Taipei, LiputanBMI - Pekerja migran Indonesia asal Blitar Sumardi (44) yang menderita penyakit gagal ginjal dua bulan dalam keadaan koma, Kamis (11/10/2018) dibawa pulang ke Indonesia untuk menjalani perawatan lanjutan.

Seperti diceritakan Listy (adik), awalnya Sumardi hanya merasakan kurang nafsu makan, setiap kali makan muntah-muntah akhirnya oleh majikannya di bawa ke rumah sakit di Pingtung.

"Kata mas Mardi, ia tidak nafsu makan terus muntah-muntah, akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh majikannya," jelas Listy tentang keluhan dari kakaknya kepada LiputanBMI Rabu (10/10) malam.

Hasil dari pemeriksaan dokter ia dinyatakan menderita penyakit penyumbatan saluran kemih dan gagal ginjal akut (阻塞姓尿路疾病合併急性腎衰竭), serta harus diangkat untuk cuci darah sebanyak empat kali.

"Setelah dinyatakan gagal ginjal dan diharuskan operasi besar (salah satu ginjalnya diambil, red) maka ia dipindahkan ke rumah sakit Chang Gung, Kaohsiung yang peralatan medisnya lebih lengkap," lanjut Listy.

Beberapa hari dirawat di rumah sakit Chang Gung keadaannya mulai membaik, akan tetapi kemudian ia mengalami kejang-kejang, mulut keluar busa, muntah darah dan tidak sadarkan diri kemudian dipindah ke ruangan ICU.

Dua bulan lebih menjalani perawatan juga sudah tidak menggunakan alat bantuan pernafasan lagi, keluarganya meminta supaya Sumardi diijinkan untuk dibawa pulang saja.

Atas rekomendasi tim dokter melihat kondisinya perlahan-lahan membaik meskipun belum bisa sadar sepenuhnya, akhirnya Sumardi dibawa pulang Kamis(11/10/2018) dengan pesawat China Airlines dan didampingi beberapa tim medis dari Taiwan.

Sumardi tidak langsung dibawa pulang ke rumahnya melainkan dirujuk ke rumah sakit Mardi Waluyo, Blitar, Jawa Timur untuk menjalani perawatan lanjutan.
(HNI/IYD, 12/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki