Berita > Seputar TKI
Ini Penjelasan KJRI Johor Bahru soal PMI yang Mengaku Tak Dilayani Buat Paspor
08 Oct 2018 22:54:06 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2301
Ket: KJRI Johor Bahru
Foto: KJRI JB
Johor Bahru, LiputanBMI - KJRI Johor Bahru menegaskan telah mengecek staf di pelayanan anggota yang memberikan nomor antrean terkait kasus seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) tak berdokumen asal Bandung, Jawa Barat yang mengaku tidak dilayani ketika mengajukan permohonan pembuatan paspor, Minggu (7/10).

Ketika dikonfirmasi LiputanBMI, Senin (8/10), KJRI Johor Bahru membenarkan bahwa pada hari Minggu (7/10) pagi ada seorang PMI berjenis kelamin perempuan yang datang mau mengajukan permohonan pembuatan paspor baru dengan kondisi paspor lama hilang.

Namun, pada saat ditanya apakah ada bukti surat kehilangan (report police), yang bersangkutan tidak dapat menunjukannya dan tetap bersikukuh ingin membuat paspor.

Baca: Mau Buat Paspor di KJRI Johor Bahru, PMI Tak Berdokumen Ini Tidak Dilayani

Petugas tersebut akhirnya menyarankan untuk melapor ke konter pengaduan dengan harapan akan difasilitasi karena menurut petugas berdasarkan keterangan yang bersangkutan, PMI tersebut sebelumya pernah bekerja di kilang, tetapi oleh majikan tidak diuruskan dokumen keimigrasiannya.

Akan tetapi, yang bersangkutan menolak untuk melapor ke konter pengaduan dan membentak petugas dengan membawa-bawa nama Duta Besar RI di Malaysia dan mengancam akan menelepon Dubes Rusdi Kirana.

Padahal, petugas sudah menyampaikan bahwa permohonan pembuatan paspor baru dengan kondisi paspor hilang dapat dilakukan dengan melengkapi persyaratan: 1. Police report; 2. Foto copy paspor lama dan permit kerja atau Pas Lawatan Kerja Sementara (PLKS).

Namun demikian, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan police report dan tidak bersedia melapor ke konter pengaduan sebagaimana yang diminta petugas.
(FK/FK, 08/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki