Berita > Seputar TKI
Sakit Stroke di Jeddah, PMI Asal Tangerang Dipulangkan
02 Oct 2018 01:35:14 WIB | Jafry Aljawad | dibaca 1152
Ket: Siti Nuraeni, TKW asal Kampung Pagedangan, Desa Pagedangan Ilir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang dijemput di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (30/9).
Foto: Tangerang Ekspres
Tangerang, LiputanBMI - Siti Nuraeni, tenaga kerja wanita ( TKW ) asal Kampung Pagedangan, Desa Pagedangan Ilir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang dipulangkan dari Arab Saudi karena terbaring sakit di Rumah Sakit King Fahd Jedah, Arab Saudi.

Siti Nuraeni, tiba di terminal 3, Bandara Soekarno Hatta pada pukul 10.30 Minggu (30/09), Pemkab Tangerang yang sejak awal melakukan pengawalan dengan membantu biaya perawatan di Rumah Sakit King Fahd Jeddah, ini langsung menjemput kepulangan TKW asal Kronjo ini di Bandara Soekarno Hatta.

Pemkab Tangerang melalui Dinas Tenga Kerja dan Dinas Kesehatan langsung menemui Siti Nuraeni, usai menandatangani berita acara serah terima antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia ( KJRI) Jeddah dengan Kemenlu, Siti Nuraeni langsung dibawa ke RSUD Balaraja guna dilakukan perawatan. Mengingat Siti Nuraeni menderita sakit stroke selama bekerja di Arab Saudi.

“Alhamdulilah Pemkab Tangerang terus melakukan komunikasi dengan Dirjen Protokoler dan Konsuler Kemenlu, mulai dari masuk Rumah Sakit King Fahd, sampai menjadwalkan kepulangan Siti Nuraisah,” terang Jarnaji, Kadisnaker Kabupaten Tangerang, usai membawa Siti Nuraeni ke RSUD Balaraja.

Jarnaji mengatakan, Bupati Tangerang Pak Ahmed Zaki Iskandar langsung menginstruksikan agar TKW asal Kronjo ini, bisa dirawat di RSUD Balaraja, sehingga kondisinya bisa pulih seperti sediakala.

“Korban saat ini kondisinya memang agak membaik dibandingkan sebelum dirawat di Rumah Sakit King Fahd, Arab Saudi,” terang Jarnaji.

Wujud dari keseriusan Pemkab Tangerang kata Jarnaji, biaya perawatan Siti Nuraeni selama di Rumah Sakit King Fahd Arab Saudi ditanggung oleh Pemkab Tangerang.

Berita sebelumnya, Siti Nuraeni mengalami nasib miris. Pasalnya, ibu dua anak tersebut mengalami sakit keras yang berdampak pemutusan masa kerja oleh majikannya di Arab Saudi tanpa diberikan gaji. Akibatnya, Siti Nuraeni tidak dapat pulang karena tidak memiliki biaya.

“Siti Nuraeni sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Arab Saudi dengan bantuan Tim Relawan TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Berdasarkan informasi terakhir, Siti Nuraeni sudah berada di penampungan TKI di Arab Saudi dengan kondisi tidak bisa jalan, Siti Nuraeni menderita Stroke,” kata Paman Siti Nuraeni, Alwi, Selasa (24/7).

Alwi menuturkan, kondisi Siti Nuraeni yang sakit parah ditambah tidak memiliki biaya untuk pulang ke Indonesia membuat keluarga yang ada di Kecamatan Kronjo bingung, karena tidak memiliki biaya untuk menjemput ke Arab Saudi. Apalagi, keluarga Siti Nuraeni semuanya tergolong keluarga tidak mampu secara ekonomi.

“Untuk membawa pulang ke Indonesia butuh biaya tidak sedikit. Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga pas-pasan,” tuturnya.

Alwi berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang agar membantu mengurus kepulangan Siti Nuraeni, ke Indonesia karena keluarga sudah berupaya mengurus kepulangan Siti Nuraeni dengan cara menghubungi mantan majikan Siti di Arab Saudi, namun mantan majikannya tidak mau membiayai kepulangan ke Indonesia.

Sumber : TangerangEkspres


(JWD/JWD, 02/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki