Berita > Seputar TKI
Daryuni, PMI Asal Pekalongan Hilang Kontak Setelah Ditahan Polisi di Bandara Taiwan
30 Sep 2018 20:59:41 WIB | Hani Tw | dibaca 3808
Ket: Terminal kedatangan Airport Taoyuan
Foto: Internet
Taipei, LiputanBMI - Daryuni (36), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pekalongan, Jawa Tengah dikabarkan hilang kontak setelah ditahan polisi saat mendarat di Bandara Taoyuan,Taiwan 14 September 2018 lalu.

Menurut keterangan Linda (teman Daryuni, Red), Daryuni berangkat ke Taiwan menggunakan visa turis. Saat tiba di bandara Taiwan, Daryuni mengabarkan kepada Linda kalau dirinya ditahan polisi saat mau check out atas tuduhan pencurian. Setelah itu tidak ada lagi kabarnya, juga tidak dipulangkan ke Indonesia.

Saat dihubungi LiputanBMI Sabtu (29/9) malam, Linda mengatakan kalau sebelumnya Daryuni pernah bekerja di Taiwan, kemudian menjadi ilegal dan sudah pulang ke Indonesia selama kurang lebih lima tahun yang lalu.

"Awalnya Daryuni masuk ke Taiwan secara resmi sebagai PMI, tapi kemudian kabur dan menjadi pekerja ilegal. Setelah itu dia pulang ke Indonesia dan sudah di rumah sekitar lima tahunan. Kemudian proses ke Taiwan lagi dengan menggunakan visa turis," kata Linda melalui pesan messangger.

Lebih lanjut Linda mengatakan, saat tiba di bandara Daryuni mengabarkan kalau dirinya ditangkap polisi dan kata polisi ada orang yang menuduh dia pencuri. Padahal menurut Daryuni, dia tidak pernah melakukan pencurian selama di Taiwan sebelumnya.

Sampai saat ini keluarganya masih kebingungan menunggu kabar Daryuni. Sementara Linda sendiri juga belum mendapatkan kabar tentang keberadaan Daryuni.

Linda sudah mencoba menghubungi rumah tahanan I-Lan, tetapi hasilnya nihil. Linda juga meminta bantuan teman-temannya di Taiwan untuk mencari tahu di mana Daryuni ditahan, juga telah melaporkan ke Taiwan International Workers' Association (TIWA) untuk membantu mencarikan info tentang keberadaan Daryuni.
(HNI/FK, 30/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki