Berita > Seputar TKI
PMI di Taiwan Menangkan Gugatan Kasus Overcharging Tahun 2006
22 Sep 2018 12:00:41 WIB | Yully Agyl | dibaca 1992
Ket: Ilustrasi
Foto: Google
Taipei, LiputanBMI - Keberuntungan berpihak pada Susmi Ati, PMI di Taiwan yang telah berhasil menuntut pengembalian potongan biaya penempatan yang berlebih (overcharging) yang dilakukan oleh PT. Hijrah Amal Pertama dan agen di Taiwan, Du Best, pada pemberangkatan tahun 2006 lalu sebesar NTD 88.985.

Susmi yang berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah adalah juga anggota Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Taiwan, dalam melakukan tuntutan selain dibantu SBMI Taiwan, juga mendapat bantuan hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taipei.

"Sungguh aku sangat senang dan bersyukur, benar-benar tidak menyangka akan bisa deal tuntuntan ini, karena mengingat kasusku sudah lama. Proses pengajuan tuntutan itu sejak bulan Februari 2018 dan baru deal dan terima uangnya kemarin (Kamis),"ungkap Susmi pada LiputanBMI, Jumat (20/9/2018).

Menurut Susmi, bila kasus sudah lama, setidaknya harus ingat nama PT, nama agen, tanggal, bulan, tahun keberangkatan, nama dan alamat majikan, namun bila kasusnya masih baru dan berkas-berkas masih ada, itu akan lebih mempermudah penanganan.

"Saya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kasus ini, dan bagi teman-teman PMI yang mengalami nasib seperti saya, jangan takut untuk menuntut keadilan. SBMI Taiwan siap membantu, juga LBH Taipei. Tanpa dipungut biaya dan uang yang sudah keluar juga utuh," pungkasnya.
(YLA/YLA, 22/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki