Berita > Seputar TKI
Setelah Melalui Proses Pengadilan Akhirnya Uang Pajak PMI Asal Trenggalek Dikembalikan
21 Sep 2018 07:10:27 WIB | Hani Tw | dibaca 2475
Ket: Ilustrasi
Foto: Internet
Taipei, LiputanBMI - MR ( 34 ) PMI asal Trenggalek, Jawa Timur bekerja di salah satu pabrik makanan beku di Banchiao, New Taipei City merasa bersyukur sekali akhirnya sisa uang dari pembayaran pajak dikembalikan setelah melalui proses hukum akhir Agustus 2018.

Kejadian ini bermula awal tahun 2018, MR merasa janggal, padahal teman-teman satu pabrik sudah menerima kembalian sisa pajak, sedangkan ia sendiri belum menerimanya.

MR mengadukan kasusnya ke 1955 dan KDEI Taipei. Dari 1955 memberitahukan kalau sisa pajak MR sudah diambil seseorang yang bermarga Wang dan menyarankan untuk lapor polisi.

Baca juga :Agency di Taiwan Diduga Banyak yang Gelapkan Uang Sisa Pajak .


"Saya telpon ke 1955, dan petugas depnaker sudah menelpon ke saya katanya tidak bisa membantu karena uangnya sudah diambil." ungkap MR kepada LiputanBMI,Kamis (9/20) malam.

Lanjutnya , depnaker menyarankan MR untuk segera lapor ke polisi dan KDEI. Dengan bahasa yang minim MR pun melapor ke kantor polisi untuk melaporkan Mr. Wang kalau sudah mengambil uang pajak miliknya.

Dalam persidangan kemarin yang juga dihadiri oleh Mr. Wang, MR hanya meminta uang pajaknya dikembalikan, ia minta damai tidak menuntut denda atau hukuman apapun kepada Mr. Wang.

"Saat sidang jaksa bilang kalau saya belum terima bisa menuntut Mr. Wang. Menurut jaksa yang menuntut kasus ini adalah depnaker jadi saya masih boleh menuntutnya lagi. Saya bilang cukup sekali ini sidang, saya minta damai yang penting uang pajak saya dikembalikan," jelas MR menirukan percakapannya saat sidang.

MR berpesan kepada para PMI di Taiwan supaya tidak mengalami hal seperti ini. Kalaupun terjadi kasus serupa maka lanjutkan melalui jalur hukum, supaya agen yang nakal bisa jera.

Nomer pengecekan sisa uang pajak :02-2311-3711 tekan 1116 atau 1118
Atau bisa ke dinas perpajakan setempat sesuai alamat di ARC.
(HNI/IYD, 21/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki