Berita > Seputar TKI
Jurmiah, PMI Asal Indramayu 8 Tahun Hilang Kontak di Singapura
20 Sep 2018 11:24:22 WIB | Juwarih | dibaca 2529
Ket: Kiri, Casmad Sambil Memegang Photo Jurmiah, Kanan Jurmiah saat dipenampungan PT Mutiara Putra Utama yang beralamat di Jl. Swadaya I, Cijantung, Jakarta Selatan.
Foto: SBMI Indramayu
Indramayu, LiputanBMI - Jurmiah binti Casmad (33), seorang pekerja migran Indonesia (PMI) warga Blok Pipisan, Rt. 005, Rw. 001, Desa Kedokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dilaporkan hilang kontak selama 8 tahun dengan keluarganya sejak berangkat ke Singapura sejak Januari 2010 lalu.

Hal tersebut disampaikan Casmad, orang tua Jurmiah saat menyampaikan pengaduan ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu di Blok Sukamelang, Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu (19/9/2018).

Menurut Casmad, delapan tahun lalu anaknya direkrut oleh sponsor bernama Nurkholis yang masih tetangganya sendiri, dan diberangkatkan ke Singapura melalui PT Mutiara Putra Utama yang beralamat di Jl. Swadaya I, Cijantung, Jakarta Selatan, pada Januari 2010.

“Semenjak diberangkatkan ke Singapura oleh Nurkholis, Jurmiah hanya sempat memberi kabar sekali lewat surat, setelah itu tidak ada kabar sama sekali hingga kini,” tutur Casmad.

Casmad menceritakan, usaha yang sudah dilakukan keluarga dalam mencari anaknya selama ini sudah beberapa kali menyampaikan pengaduan ke pihak sponsor namun hasilnya masih nihil.

Saat ini, Casmadi sangat berharap mendapat kabar tentang keberadaan anaknya. Lebih dari itu, ia pun berharap Jurmiah bisa segera pulang ke kampung halamannya.

"Saya masih berharap kepulangan Jurmiah dari Singapura, karena kami di sini sudah merindukan dan menantikan kepulangan anak saya," harapnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan pihaknya masih mendalami atas pengaduan yang disampaikan Casmad.

"Mengingat tidak ada satu pun dokumen yang disimpan oleh keluarga kecuali kartu keluarga dan poto PMI, maka dari itu kami masih mendalami dan masih menggali keterangan dari beberapa pihak termasuk ke sponsornya," terangnya.

Oleh karena itu, Juwarih berharap kepada siapa pun yang pernah mengenal atau mengetahui keberadaan Jurmiah di Singapura agar menghubungi nomor telepon/WA +62 85224481957. 
(JWR/IYD, 20/09)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki