Berita > Sosok
Chen Chun Ming, Petugas Imigrasi Taiwan yang Pandai Bahasa Indonesia
27 Aug 2018 19:01:57 WIB | Yully Agyl | dibaca 2088
Ket: Mr. Chen Chun Ming, petugas imigrasi Taiwan yang pandai berbahasa Indonesia
Foto: Mr. Chen
Kaohsiung, LiputanBMI -
Chen Chun Ming (陳俊銘) adalah salah satu di antara petugas Tim Khusus Imigrasi wilayah Tainan, Taiwan yang banyak dikenal oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Selain ramah, pria yang akrab disapa Jimmy ini juga pandai berbahasa Indonesia, sehingga tidak ada penghalang untuk berkomunikasi dengan PMI.

Selama dua tahun mengemban tugas di Tim Khusus Imigrasi, Jimmy telah banyak membantu Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal yang menyerahkan diri, terutama pekerja asal Indonesia. Dia lebih suka menangani PMI karena menurutnya orang Indonesia lebih sopan dibandingkan TKA dari negara lain.

"Saya suka menangani pekerja Indonesia daripada pekerja dari Vietnam, orang Indonesia ramah juga sopan santun," tuturnya kepada LiputanBMI, Minggu (25/8/2018).

"Kalau ada PMI yang menyerahkan diri, saya selalu berusaha agar proses kepulangannya dipercepat," lanjutnya

PMI yang tidak berani menghubungi agen atau majikan untuk mengambil dokumen, Jimmy akan membantu menghubungi agen untuk memintanya.
Bahkan, dia bersedia membantu memintakan sisa gaji yang belum dibayar atau mengambilkan barang milik PMI yang masih tertinggal di tempat majikan saat masih bekerja secara legal.

Di setiap kegiatan yang diadakan oleh perwakilan pemerintah Indonesia di Taiwan ataupun oleh organisasi PMI, Jimmy selalu menghadiri. Namun, dia hadir sebagai tamu, bukan sebagai petugas Imigrasi.

Jimmy tidak akan menangkap pekerja ilegal hanya untuk kepentingan pribadinya. Dia mengerti mereka yang kabur pasti punya masalah dengan majikannya bukan dengan imigrasi.

"Saya menghadiri acara bukan untuk menangkap kaburan, jadi tidak perlu takut. Kalau mau menyerahkan diri akan saya bantu dan tidak akan ditahan," demikian penjelasannya.

Saat diwawancarai LiputanBMI terkait kemahirannya dalam berbahasa Indonesia, Jimmy mengatakan bahwa pernah mengikuti kursus di BIPA | Lembaga Bahasa Internasional FIB Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, selama satu tahun (2014-2015), dari situlah dia belajar Bahasa Indonesia.

"Selama satu tahun saya belajar Bahasa Indonesia di BIPA | Lembaga Bahasa Internasional FIB UI, Depok, "ungkapnya.

Jimmy memilih belajar bahasa Indonesia karena menurutnya dengan menguasai bahasa Indonesia dia bisa magang kerja di Imigrasi mengingat PMI di Taiwan hampir mencapai 300.000 orang, juga bisa mencari pekerjaan di Indonesia.

"Sepulang dari kursus bahasa Indonesia, saya mengikuti tes untuk magang di Imigrasi Taiwan yang akhirnya diterima bekerja dibagian Tim Khusus wilayah Tainan, "pungkasnya.(HM)
(YLA/YLA, 27/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki