Berita > Ekosospol
Kenali Hak Sipil Bagi WNA yang Menikah Resmi Dengan Warga Taiwan
26 Aug 2018 11:50:01 WIB | Redaksi | dibaca 1402
Ket: Hak sipil baru bagi imigran di Taiwan
Foto: Kementerian dalam negeri Taiwan
Taipei, LiputanBMI - Bagi Warga Negara Asing (WNA) yang menikah secara resmi dengan warga Taiwan dan telah mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) maka akan memiliki hak sipil sesuai dengan hukum yang berlaku.

Berdasarkan data dari ministry of the interior, ROC Taiwan, sejak tahun 1990 hingga Mei 2018 jumlah WNA yang menikah dengan warga Taiwan sebanyak 650 ribu. Sementara itu Indonesia menduduki urutan ke dua setelah Cina Daratan.

Hak sipil apa saja yang dimiliki penduduk baru setelah mendapatkan KTP dan menjadi warga negara Taiwan ?

1. Hak memilih
2. Hak recall
3. Hak referendum
4. Menyumbangkan donasi politik

1. Apa yang dimaksud hak memilih?
Merupakan metode pemungutan suara untuk mendukung calon favorit Anda atau untuk kepentingan partai politik. Usia 20 tahun ke atas. Berdomisili lebih dari 6 bulan.

2. Apa yang dimaksud hak recall?
Hak untuk memberhentikan seorang pejabat pemerintah terpilih rakyat yang telah menjabat selama satu tahun sebelum berakhirnya masa jabatan melalui pemungutan suara atau cara lain.
Usia 20 tahun ke atas, berdomisili dalam jangka waktu tertentu di setiap daerah pemilihan.

3. Apa yang dimaksud hak referendum?
Dapat melalui pemungutan suara, hak untuk berpartisipasi dalam memutuskan tentang konstitusi, hukum, prinsip-prinsip legislatif, aturan hukum setempat, kebijakan-kebijakan utama, dan sebagainya.
Usia 18 tahun ke atas , berdomisili lebih dari 6 bulan

4. Apa yang dimaksud donasi politik?
Dapat melalui metode menyumbangkan uang atau materi untuk mendukung partai politik favorit Anda atau hak untuk mendaftarkan calon (calon yang diusulkan). (HN)

Jika Anda ingin informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi situs web Kementrian Dalam Negeri Taiwan.Klik di sini
(RED/IYD, 26/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki