Berita > Seputar TKI
Begini PMI di Malaysia Memaknai Hari Kemerdekaan RI
19 Aug 2018 21:42:58 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1258
Ket: Ayu ketika membentangkan merah putih di Bukit Tabur, Malaysia
Foto: Ayu
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Indonesia telah merayakan HUT ke-73 Kemerdekaan pada Jumat, 17 Agustus 2018. Setiap warga negara Indonesia tentu memaknai kemerdekaan dengan sudut pandang yang berbeda-beda, termasuk di kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Beberapa PMI di Malaysia yang ditemui LiputanBMI mengaku bahwa mereka sebenarnya belum merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya. Bahkan, kemerdekaan seolah bukan milik mereka yang masih merantau, mengadu nasib di negeri orang.

“Kemerdekaan itu apabila kita sudah bisa bekerja di negeri sendiri sehingga bisa berkumpul dengan keluarga dan menikmati hasil pangan negeri sendiri,” tutur Catur Rahayu atau biasa dipanggil Ayu, PMI asal Malang yang bekerja sebagi cleaning service di kawasan Selangor.

Menurut Ayu, kemerdekaan kebanyakan hanya bisa dirasakan oleh para pejabat dan orang-orang kaya. Bukan rakyat kecil yang tiada pendidikan dan susah mencari pekerjaan di negeri sendiri sehingga harus merantau hingga ke luar negeri.

“Kami terpaksa meninggalkan keluarga dan orang-orang tersayang di kampung halaman. Kami merantau mencari rezeki yang halal, tapi keselamatan kami sebenarnya masih terancam,” katanya.

Senada dengan Ayu, PMI asal Medan, Nizar Bertand juga mengaku kalau dirinya merasa belum betul-betul merdeka.

“Saya merasa belum merdeka karena faktanya, masih banyak teman yang bekerja di luar negeri dengan penuh ancaman. Bagi saya, merdeka itu jika sudah tidak bekerja di luar negeri lagi. Merdeka itu jika bebas dari utang piutang dan bisa membuka lapangan kerja di negeri sendiri,” katanya.

Komentar PMI Malaysia di media sosial terkait hari kemerdekaan juga tak kalah menarik dan menggelitik. Pada umumnya mereka juga merasa belum benar-benar merasa merdeka.

“Kalau bagi PMI, hari kemerdekaan biasa saja. Tiap hari harus tetap kerja dan risikonya harus siap sedia lari dari kejaran Imigrasi Malaysia,” tulis pemilik akun FB Junk Nhe Dhie di FP Komunitas Serantau Malaysia.

Komentar senada juga ditulis oleh pemilik akun FB Ayrel Qinchay, “Saya belum merasa merdeka sebelum menetap di tanah air.”

Sementara pemilik akun FB Andiashock Khan sepertinya bingung memaknai merdeka di hari kemerdekaan.

“Merdeka ? Entahlah ... Masih bingung,” tulisnya.


(FK/FK, 19/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki