Berita > Seputar TKI
Ari Puspitawati, PMI Asal Lampung 7 Tahun Hilang Kontak di Malaysia
18 Aug 2018 19:09:07 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1576
Ket: Ari Puspitawati
Foto: Eka
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Ari Puspitawati (19), warga Dusun Tanjung Iman, Desa Buminabung Baru, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah dilaporkan hilang kontak dengan keluarganya sejak berangkat ke Malaysia pada tahun 2012 lalu.

Menurut keterangan keluarga, Ari Puspitawati terakhir berkomunikasi dengan kakaknya pada saat masih berada di Batam, sebelum menyeberang ke Malaysia. Sejak saat itu pula, sang kakak tidak pernah mendapat kabar dari adiknya hingga sekarang.

“Saya sempat mendengar kabar bahwa tetangga saya pernah bertemu Ari Puspitawati di sebuah pasar di kawasan Menglembu, Ipoh, Negeri Perak, tetapi hingga kini tidak ada kontak lagi,” kata Eka Eliyanawati yang merupakan kakak kandung Ari Puspitawati sekaligus satu-satunya anggota keluarga mengingat kedua orang tuanya sudah tidak ada.

Kepada tetangganya itu, kata Eka, Ari Puspitawati mengatakan jika ia dilarang menggunakan telepon genggam oleh majikannya.

Eka yang saat ini bekerja sebagai PMI di Hong Kong telah berusaha mencoba berbagai cara agar dapat berkomunikasi dengan adik satu-satunya itu, termasuk menghubungi sponsor.

Namun, sponsor yang menempatkan Ari Puspitawati juga tidak mengetahui keberadaan dan kabar adiknya lagi.

Oleh karena itu, Eka berharap dan meminta bantuan kepada siapa pun yang pernah mengenal dan/atau mengetahui keberadaan Ari Puspitawati di Malaysia atau di mana pun berada agar menghubungi nomor telepon +85294021256.

Lebih lanjut Eka mengatakan, kuat dugaan bahwa identitas Ari Puspitawati telah dipalsukan oleh sponsor, mengingat waktu itu adiknya masih di bawah umur ketika direkrut dan dipekerjakan di Malaysia.

Ari Puspitawati berangkat ke Malaysia ketika baru lulus Sekolah Dasar (SD) atau masih berusia 12 tahun dan direkrut oleh seorang sponsor mengatasnamakan PT AL Jaidi Ikhsan. Ketika itu, Ari Puspitawati sempat meminta izin kepada kakak kandungnya mengenai keputusannya untuk bekerja ke Malaysia sebagai pekerja migran.

(FK/FK, 18/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki