Berita > Seputar TKI
Disaksikan Majikan, PMI Tim Paskibra KJRI Hong Kong Ini Sukses Laksanakan Tugas
18 Aug 2018 17:35:42 WIB | Wijiati Supari | dibaca 3174
Ket: Yuli Nugeti bersama Celia majikannya
Foto: Lbmi
Hongkong, LiputanBMI -
Yuli Nugeti adalah salah satu pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong yang bertugas sebagai pengibar bendera merah putih pada upacara peringatan HUT ke-73 RI, di KJRI Hong Kong, Jumat (17/8/2018).

PMI yang bertugas membawa baki saat pengibaran bendera merah putih ini sukses melaksanakan tugas dan disaksikan langsung oleh majikannya yang merupakan warga Hong Kong.

"Perasaan saya sangat bangga, sangat senang sekali, dan tidak menyangka bisa terpilih menjadi pembawa baki, meski awalnya menginginkan tugas itu. Setelah terpilih melalui test, akhirnya saya terpilih untuk membawakan baki," ungkap Yuli kepada Liputan BMI, Sabtu (18/8).

Yuli bercerita, awalnya dia mendaftar mengikuti seleksi paskibra bersama 200 orang PMI setelah membaca unggahan di FP KJRI Hong Kong yang mengumumkan telah dibuka pendaftaran untuk menjadi calon paskibra 2018.

"Saya mencoba mendaftar, setelah itu ada seleksi pertama dari 200 orang itu hanya diambil 22 orang, kemudian dipilih lagi menjadi 12 orang. Awalnya hanya iseng-iseng, kalau diterima ya alhamdulillah, kalau tidak ya setidaknya sudah mencoba," ungkapnya.

Lebih lanjut, Yuli juga menyampaikan akan selalu mengingat pesan yang disampaikan oleh Konsul Jenderal RI di Hong Kong Tri Tharyat saat pengukuhan yang dilakukan pada Kamis (16/08/2018) di ruang Ramayana KJRI Hong Kong.

"Pak Konjen menyampaikan kalau tugas ini tidak sampai di sini saja. Setelah kita menyeleseikan upacara ini, di depan tugas masih banyak. Kita harus lebih memperbaiki diri, terutama untuk bangsa dan negara, kepribadian kita juga harus lebih baik," ungkap PMI yang mengaku hanya belajar baris berbaris di ketika mengikuti kegiatan pramuka di sekolahnya.

Sementara itu, Celia, majikan perempuan Yuli yang hadir dalam upacara tersebut juga menyampaikan rasa bangga kepada pekerjanya karena bisa menjadi bagian dari upacara kenegaraan di Hong Kong.

"Saya sangat mendukung ketika dia meminta izin untuk mengikuti kegiatan ini dan ikut senang sekali. Saya berharap dia bisa lebih mencintai negaranya sendiri dan ini memang harus dirayakan, salah satunya dengan mengikuti upacara kenegaraan," ungkap majikan yang mengaku baru satu tahun mempekerjakan Yuli di keluarganya.
(WSP/FK, 18/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki