Berita > Ekosospol
Mantan PMI Malaysia Nyaleg DPRD II Banjarnegara
29 Jul 2018 19:16:42 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1325
Ket: Martini
Foto: Martini
Nasional, LiputanBMI - Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia PPMI), pemerintah daerah mempunyai peran yang cukup vital dalam menjalankan tugas perlindungan sejak dini terhadap warganya yang bekerja di luar negeri.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi dan/atau Pemerintah Kabupaten/Kota dan DPRD I/II, terutama yang warganya banyak menjadi PMI, perlu menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan PMI.

Itulah salah satu alasan Martini (42), mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia memutuskan untuk mendaftar Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD II Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Persoalan pekerja migran juga perlu diperjuangkan secara politik melalui kebijakan-kebijakan. Jika terpilih, insya Allah saya akan perjuangkan agar di Kabupaten Banjarnegara ada Perda Perlindungan PMI,” kata Martini kepada LiputanBMI melalui sambungan telepon, Minggu (29/7).

Lebih dari itu, lanjutnya, DPRD harus terus mendorong Pemerintah Kabupaten agar mempunyai inisiatif melakukan pembinaan, pendampingan, dan membantu pemasaran hasil produksi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar masyarakat dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

Jika di kampung halaman dapat memperoleh penghasilan, kata Martini, tentu tidak ada masyarakat yang tertarik menjadi PMI.

Menurutnya, selama ini banyak kelompok UKM di Banjarnegara yang terbengkalai karena kurangnya perhatian dan pendampingan dari pemerintah, terutama dalam hal pemasaran dan pembinaan kualitas produk.

“Jadi, selain menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara umum, jika berhasil duduk di DPRD setidaknya ada dua prioritas yang akan saya perjuangkan, yaitu Perda Perlindungan PMI dan pembinaan kelompok UKM,” katanya.

Martini adalah warga Desa Gripit, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara yang pernah menjadi PMI di Malaysia selama dua tahun dari tahun 2013 hingga 2015.

Hingga saat ini, pemilik akun Facebook Martini Anggun tersebut masih aktif berbagi informasi tentang PMI khususnya di Malaysia sebagai admin grup FB Pusat Curhat TKI Malaysia.

Ketika menjadi PMI di Malaysia, Martini juga pernah aktif sebagai pegiat pekerja migran sebagai aktivis Serikat Pekerja Indonesia Luar Negeri (SPILN).

(FK/FK, 29/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki