Berita > Ekosospol
Depnaker Taiwan Benahi Data TKA Sesuai Nomor Paspor untuk Ketahui Masa Kerja
28 Jul 2018 17:03:25 WIB | Yully Agyl | dibaca 1371
Ket: TKA di Taiwan yang menerima surat dari imigrasi untuk meninggalkan Taiwan dalam waktu 2 minggu.
Foto: Udn news
Taipei, LiputanBMI - Untuk memperkuat kebenaran data, pada akhir tahun lalu Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Imigrasi Taiwan telah melakukan pembenahan sistem untuk pendataan Tenaga Kerja Asing (TKA) secara sistematis.

Setelah melalui uji coba selama setengah tahun, sistem tersebut dioperasikan secara resmi mulai Juni 2018.

Beberapa waktu lalu ada salah seorang pekerja perawat pasien asal Vietnam terkejut ketika tiba-tiba mendapat surat dari Imigrasi Taiwan yang menyatakan bahwa dalam waktu dua minggu harus segera meninggalkan Taiwan.

Setelah data yang ada di Depnaker dicocokkan dengan data di Imigrasi, diketahui bahwa izin tinggal atau masa kerja di Taiwan sudah habis.

Sebenarnya kejadian seperti ini tidak hanya dialami oleh TKA asal Vietnam, tetapi sudah sering dialami oleh TKA dari negara lain.

Seperti kita ketahui, masa kerja setiap TKA di Taiwan untuk sektor formal adalah 12 tahun, sedangkan untuk sektor informal 14 tahun.

Seperti dikutip UDN News, Jumat (27/7/2018), Kepala Departemen Pengembangan Tenaga Kerja Taiwan, Lin Jianzhi (林建智) mengatakan, persetujuan perpanjangan izin kerja terutama untuk TKA dulunya hanya didasarkan pada informasi nomor paspor terbaru pekerjanya.

Namun, dikarenakan sistem yang bermasalah, maka tidak bisa mengecek untuk mendapatkan catatan nomor paspor sebelumnya yang dipakai untuk bekerja di Taiwan sehingga kesulitan untuk menyelaraskan antara paspor baru dan paspor lama untuk mengetahui masa tinggal atau izin kerja di Taiwan.

Penulis: Hani (HM).
(YLA/FK, 28/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki