Berita > Haji
Tim Perbantuan Haji KJRI Jeddah Urus Janazah Pilot WNI Korban Tabrakan
22 Jul 2018 18:39:16 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1610
Ket: Lokasi kejadian di dekat swalayan Bindawood
Foto: KJRI Jeddah
Madinah, LiputanBMI - Di sela-sela melaksanakan tugas melayani Jemaah haji, Tim Perbantuan  Pelayanan Haji KJRI Jeddah mengurus jenazah seorang WNI, korban kecelakaan tertabrak mobil yang terjadi Sabtu, 21 Juli 2018.
 
Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima LiputanBMI, Minggu (22/7/2018), Korban bernama Bambang Sugiri (64) merupakan pilot dari Maskapai Lion Air dan berasal dari Serpong Tangerang, Banten.
 
Informasi kejadian diperoleh dari Desi Arisanti, perawat WNI yang bekerja di Rumah Sakit Uhud, Madinah. Tim kemudian mendatangi rumah sakit tempat jenazah disemayamkan untuk melakukan koordinasi dan diterima oleh Alyan Arrosyidi, manajer yang tengah bertugas saat itu.
 
Selanjutnya Tim mendatangi rekan-rekan korban di penginapan mereka yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah sakit.
 
Dari penuturan Widjanarko Tri Istiadi, rekan korban yang saat itu menemaninya berbelanja, peristiwa terjadi sekitar pukul 14:30 waktu setempat saat korban bersama lima rekannya hendak menyeberang jalan selepas berbelanja di sebuah swalayan dekat penginapannya.
 
Saat hendak menyeberang, korban menengok ke arah kanan. Namun, dari arah sebaliknya, beberapa mobil tengah melaju kencang.
 
 “Empat orang menyeberang duluan. Lancar. Saya paling terakhir. Pak Bambang ini, yang kena musibah depan saya. Beliau lihat kanan, mobil datang dari arah kiri, Pak. Baru lihat ke arah kiri, mobil sudah mendekat. Saya teriak ‘Kapten’. Bapak itu sudah empat lima langkah,” terang Widjanarko yang mengaku akan terbang ke India keesokan harinya untuk mengangkut jemaah haji asal India.

Kapten Taufik Hidayat, juga rekan korban, saat ditemui di penginapan, mengatakan, Lion Air setiap tahun selama musim haji disewa oleh Maskapai Flynas untuk mengangkut jemaah haji dari kawasan Afrika dan India. 

Tim KJRI kemudian menghubungi isteri korban, Dharnawati, di Indonesia dan menjelaskan prosedur dan dokumen yang diperlukan untuk mengurus pemamakan jenazah di Arab Saudi.
 
Mengingat pihak keluarga mengikhlaskan agar korban dikebumikan di Madinah, Tim meminta pihak keluarga untuk segera mengirimkan surat pernyataan tidak keberatan, agar janazah bisa segera dimakamkan.
 
Mendapat laporan peristiwa ini, Konjen RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, memerintahkan Tim Perbantuan Haji di Madinah agar terus mengawal kasus ini sampai tuntas.
 
Sementara itu, pengemudi mobil saat ini tengah ditahan pihak kepolisian untuk kepentingan penyidikan.
(IYD/IYD, 22/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki