Berita > Seputar TKI
Jumlah Pekerja Asing di Arab Saudi Akan Terus Berkurang
26 Jun 2018 00:06:59 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 2806
Ket: Ekspatriat di Arab Saudi
Foto: google
Jeddah, LiputanBMI - Sejak tahun 2017 pemerintah Arab Saudi terus melakukan operasi penangkapan ekspatriat yang melanggar izin tinggal. Untuk mewujudkan Saudi Vision 2030, Arab Saudi juga telah membuat beberapa peraturan yang mempersulit keberadaan pekerja asing dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga pribumi.

Keputusan ekspatriat untuk meninggalkan Arab Saudi juga dipicu oleh besarnya biaya pajak bagi ekspatriat yang membawa keluarga ke negara tersebut.

Seperti dilaporkan Saudi Gazette, Senin 25 Juni 2018, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebutkan sebanyak 1,279.920 ekspatriat pelanggar peraturan residensi, tenaga kerja dan perbatasan ditangkap dalam tujuh bulan terakhir dalam operasi nasional.

Menurut kementerian tersebut, sebanyak 953.951 ekspatriat telah melanggar sistem residensi, 222.235 telah melanggar undang-undang perburuhan dan 103.733 sistem keamanan perbatasan.

Kementerian tersebut juga mengungkapkan 225.181 pelanggar akan segera dihukum, 179.796 telah dirujuk ke kedutaan dan konsulat negara masing-masing untuk mendapatkan dokumen perjalanan, sementara 226.545 diminta untuk membeli tiket penerbangan. Pihak berwenang juga telah mendeportasi sebanyak 330.459 pelanggar ke negara asal masing-masing.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring terus dilakukannya razia gabungan oleh aparat keamanan di berbagai wilayah Arab Saudi.

Selain itu, kebijakan diperbolehkannya wanita Saudi untuk mengemudi mobil diperkirakan akan mengurangi jumlah pekerja sopir perumahan.

(IYD/IYD, 26/06)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki