Berita > Seputar TKI
Dalam Setengah Bulan, NTT Dapat Kiriman Lima Jenazah PMI dari Luar Negeri
20 Jun 2018 20:06:03 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1612
Ket: Maria (tengah) ketika menjemput jenazah PMI dari Singapura
Foto: SBMI NTT
Nasional, LiputanBMI - Beberapa tahun terakhir ini, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia di luar negeri khususnya di Malaysia terus mengalami peningkatan.

Bahkan pada bulan ini saja, dalam rentang waktu setengah bulan mulai 1 Juni hingga 15 Juni 2018, NTT telah mendapat kiriman lima peti jenazah PMI.

Menurut keterangan Ketua SBMI NTT, Maria Hingi, dari lima jenazah PMI tersebut empat di antaranya meninggal dunia di Malaysia, sedangkan satu PMI meninggal di Singapura.

“Satu jenazah PMI atas nama Ani Nunuhitu Napu asal Kabupaten Rote Ndao yang meninggal di Singapura tiba di Bandara Kupang pada tanggal 15 Juni 2018 dan selanjutnya diantar ke kampung halamannya menggunakan fery,” kata Maria dalam keterangan tertulis kepada LiputanBMI, Selasa (19/6).

Sementara empat jenazah PMI yang meninggal di Malaysia, kata Maria, tiba di Bandara Kupang pada tanggal 1, 5, 12, dan 14 Juni 2018.

Keempat PMI tersebut yaitu, Herman Falani asal Kabupaten Ende, Leopolonia Luruk asal Kabupaten Malaka, Metusalak Fatuuan asal Kabupaten Kupang, dan Aldi Nenotek asal Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Merasa prihatin dengan banyaknya warga NTT yang meninggal dunia di luar negeri, Maria berharap dan meminta kepada pemerintah untuk menghentikan pengiriman PMI.

Namun, kebijakan menghentikan pengiriman PMI tersebut harus dibarengi dengan memberikan pelatihan-pelatiahan usaha ekonomi kreatif agar masyarakat khususnya warga NTT tidak tertarik untuk bekerja di luar negeri karena di kampung halamannya mereka dapat memperoleh penghasilan.

“Stop pengiriman PMI ke luar negeri. Pemerintah harus fokus memberikan pelatihan ekonomi kreatif-produktif kepada masyarakat serta membantu pemasaran hasil produksi agar warga NTT tidak perlu lagi menggadai nyawa di negeri orang,” tegas Maria.
(FK/FK, 20/06)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki