Berita > Seputar TKI
Umat Hindu di Hong Kong Rayakan Kemenangan di Hari Raya Galungan
05 Jun 2018 23:48:04 WIB | Wijiati Supari | dibaca 353
Ket:
Foto: LBMI
Hongkong, LiputanBMI -
Minggu (03/06/2018), ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong yang beragama Hindu menyambut datangnya hari raya Galungan dengan menggelar upacara persembahyangan sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Sang Hyang Widi atas terciptanya alam semesta beserta isinya, dan sebagai ungkapan atas kemenangan Dharma melawan Adharma.

Hari Galungan sendiri diperingati pada setiap 210 hari menurut penanggalan Hindu Saka, atau setiap enam bulan sekali. Tahun ini hari raya Galungan jatuh pada tanggal 30 Mei 2018.

"Selamat Hari Raya Galungan 1940 Saka, semoga di hari kemenangan ini kita selalu mendapatkan kemenangan yang sejati, bukan kemenangan sementara, tapi kemenangan yang seterusnya" tutur Sunarmi, ketua dari komunitas umat Hindu Teratai Persada.

Menurut Sunarmi, hari raya Galungan merupakan sebuah tanda bahwa umat Hindu di dunia telah menang dalam berperang melawan ego masing-masing, "meskipun hanya menang 10 persen umat Hindu sudah menang, karena mengingat manusia itu masih harus banyak belajar," tambah BMI asal Kediri Jawa Timur ini.

Sebagai BMI yang bekerja dengan majikan, Sunarmi menyadari memiliki kesibukan yang padat, tetapi menurutnya itu bukan satu alasan untuk tetap bisa menjalankan ajaran agama dengan baik.

"Umat Hindu di Hong Kong jangan mengalah kepada keadaan karena bekerja ikut majikan. Agar tetap bisa meraih kemenangan di Hari Raya Galungan, dengan cara memperluas wawasan dan pengetahuan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sukarmi juga menyinggung tentang bagaimana upaya untuk mencapai kemenangan itu sendiri.

"Di dunia itu adalah tempatnya study kehidupan, belajarnya dari keadaan. Ilmu itu bermacam-macam, ada ilmu menampung, ada ilmu diam, ada ilmu menghadapi, semua itu dikeluarkan sesuai dengan waktunya masing-masing. Salah menempatkan diri berarti kita salah kaprah," ungkapnya.

Perayaan Galungan yang digelar oleh komunitas Hindu di Hong Kong Teratai Persada, dan dihadiri oleh komunitas Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Wanita Hindu Dharma Nusantara (WHDN) dan Semeton Bali ini berjalan dengan lancar. Dan ditutup dengan saling bersalaman membentuk lingkaran di dalam pura tempat sembahyang.



(WSP/IYD, 05/06)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki