Berita > Seputar TKI
Sesama Pekerja Migran Perlu Bangun Solidaritas agar Bisa Saling Menolong
25 Apr 2018 15:54:06 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 994
Ket: Adrian ketika mengunjugi kongsi TKI di Selangor
Foto: LBMIMY
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Selama berada di negara tempat bekerja, para pekerja migran perlu memupuk rasa solidaritas yang kuat sebagai kawan senasib seperjuangan agar bisa saling menolong apabila ada yang tertimpa masalah.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Direktur North South Initiative (NSI), Adrian Pereira. NSI adalah organisasi non pemerintah (NGO) di Malaysia yang misi utamanya adalah pemberdayaan kelompok-kelompok yang terpinggirkan, termasuk pekerja migran dan pengungsi.

“Tak selamanya pekerja migran mesti bergantung atau menunggu pertolongan LSM apabila tertimpa masalah. Mereka harus membangun solidaritas agar bisa saling tolong. Tidak hanya solidaritas sesama negara asal, but must build solidarity amongs migrants from different countries,” kata Adrian dalam perbincangan dengan LiputanBMI di Malaysia, Selasa (24/4).

Bentuk solidaritas yang bisa dilakukan pekerja migran, kata Adrian, tidak hanya dilakukan dengan cara menolong kawan pada saat mengalami masalah, tetapi perlu juga memberikan pengertian dan pemahaman kepada kawan-kawan yang kurang mengerti tentang hak-hak sebagai pekerja migran.

Selain itu, menurutnya, sesama pekerja migran juga harus saling berbagi tentang bagaimana cara mengadu dan ke mana harus mengadu ketika sedang mengalami masalah.

“Jika sesama pekerja migran bisa membangun solidaritas yang kuat, setidaknya mereka bisa melindungi dirinya sendiri. Solidarity means working hard together to protect one another as brothers and sisters in the same family,” pungkasnya.
(FK/FK, 25/04)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki