Berita > Seputar TKI
KBRI Amman Berhasil Temukan Dastin, TKI Asal Indramayu 13 Tahun Hilang Kontak
20 Apr 2018 01:27:53 WIB | Juwarih | dibaca 3154
Ket: Kiri Suseno Hadi, Kanan Dastin saat berbincang-bincang di Kantor KBRI Yordania
Foto: KBRI Yordania
Indramayu, LiputanBMI - Tim Satgas Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Yordania pada 18 April 2018 telah berhasil menemukan seorang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Dastin binti Tasja (30), warga Blok H. Sarpin, Rt 05, Rw 01, Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang sempat diberitakan hilang kontak dengan keluarganya selama 13 tahun.

Hal tersebut disampaikan Atase Tenaga Kerja KBRI Yordania, Suseno Hadi kepada LiputanBMI melalui pesan elektronik pada Kamis (19/4/2018).

“Sejak mendapatkan kabar berita tersebut, kami bersama anggota Tim melakukan berbagai upaya untuk mencari Dastin, diantaranya melakukan koordinasi dengan Unit Cegah Tangkal Tindak Perdagangan Manusia (Counter Trafficking Unit) Yordania, majikan Dastin berhasil didatangkan ke KBRI,” kata Suseno.

Lanjutnya, melalui bantuan petugas dari CTU, majikan Dastin, bersedia menyelesaikan hak-haknya selama bekerja dengan dia. Saat ini Dastin sudah berada di Shelter Griya Singgah KBRI Amman, dengan kondisi fisik yang sehat, namun sudah tidak mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia.

"Sementara Dastin kami amankan tinggal di shelter sambil menunggu proses kepulangan kami akan memperjuangkan sisa gaji yang belum dibayar oleh majikannya" jelasnya.

Rasa haru bercampur bahagia diungkapkan keluarga Dastin di Indramayu saat mendengar informasi bahwa anaknya berhasil ditemukan oleh pihak KBRI Yordania.

"Alhamdulillah akhirnya anak saya sudah ditemukan, saya terharu dan bahagia sekali mendengarnya," ucap Tasja, ayah kandung Dastin.

Senada dengan Tasja, Wastinah, ibu kandung Dastin, tak mampu untuk mengungkap kata-kata dan hanya bisa menangis setelat mendengar kabar anaknya sudah berhasil ditemukan.

"Saya bingung mau ngomong apa yang jelas baru mendengar kabarnya saja saya sudah merasa senang sekalai," ungkap Wastinah sambil mata berkaca-kaca.

Diketahui, keluarga Dastin sebelumnya telah mengadu ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu melaporkan anaknya bernama Dastin sejak 25 Maret 2005 silam telah hilang kontak di Yordania. Dia direkrut oleh Junaedi, sponsor warga Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Dasitin diberangkatkan melalui PT Safarindo Insan Copar via PT Avida Avia Duta yang beralamat di Jl. Abdurrahman, No. 17, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Sedangkan Agency yang menempatkan yaitu Rolla Gerent - Al Mucu YTA - Zahroon Regiyon di Amman, Yordania. Dastin kemudian ditempatkan di rumah majikannya di PO Box 132, Deater Mimi Cipality, Amman Yordania.
(JWR/IYD, 20/04)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki