Berita > Seputar TKI
KJRI Jeddah Dan Baeshen Group Matangkan Ide Pendirian Mall Produk Indonesia
28 Mar 2018 01:46:51 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1481
Ket: Tim KJRI Jeddah dan Tim Baeshen Group
Foto: KJRI Jeddah
Jeddah, LiputanBMI - Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin bersama tim ekonomi KJRI Jeddah memenuhi undangan perusahaan Baeshen Group guna membahas hasil pertemuan yang diadakan sebelumnya di KJRI Jeddah.
 
Pertemuan itu membahas seputar kerja sama penyelenggaraan pameran tunggal produk-produk Indonesia, pendirian mall of Indonesian products sebagai pusat pemasaran berbagai produk Indonesia dan penjajakan kerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia.
 
Pertemuan kali kedua ini diselenggarakan Minggu, 25 Maret 2018 di kediaman Abdul Qadeir Baeshen, pimpinan perusahaan Baeshen group.
 
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan Baeshen Group mengajak Konjen beserta tim ekonomi KJRI Jeddah yang diwakili oleh Staf Teknis Promosi Perdagangan (ITPC), Gunawan, dan Pelaksana Fungsi Ekonomi-2, Agus Muktamar, untuk berkomunikasi secara intens guna mematangkan agenda kerja sama yang telah digagas bersama sebelumnya.
 
"Kita harus segera melakukan apa yang mampu kita garap untuk merealisasikan rencana ini," kata Baeshen.

Baeshen menambahkan bahwa pihaknya akan menggalang sejumlah perusahaan di Arab Saudi untuk bergabung dalam rangka menjajaki kontak bisnis dengan sejumlah perusahaan di Indonesia yang difasilitasi oleh Konsulate Jenderal RI (KJRI) Jeddah.
 
Menangkapi semangat dan komitmen kerja sama dari pihak Baeshen Group, Konjen berjanji akan segera menyampaikan kepada instansi terkait di Jakarta  dengan mengutus tim ekonomi dan KJRI Jeddah dalam beberapa hari ke depan untuk menemui pihak terkait di tanah air untuk mematangkan rencana pendirian Mall of Indonesia (MoI) di Jeddah Arab Saudi.
 
"Gagasan ini pernah muncul 1992 dan sempat berdiri The House Indonesia Product (HIP) yang didukung oleh perusahaan pemerintah Darma Niaga (sekarang PT. PPI persero) namun kemudian redup pada tahun 1997 karena krisis ekonomi dan tidak ada tindak lanjutnya. Tawaran ini merupakan sempatan mas bagi Indonesia  untuk mendorong peningkatan kerja sama bisnis ," ucap Konjen dalam keterangan tertulis yang diterima LiputanBMI, Selasa (27/3/218).
  
Untuk menunjukkan keseriusan dalam rintisan kerja sama ini, Abdul Qader Baeshen memanggil beberapa stafnya dari berbagai lini usaha miliknya untuk ikut bergabung dalam pertemuan yang dihelat hingga menjelang tengah malam itu.
(IYD/IYD, 28/03)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki