Berita > Ekosospol
Konjen RI Jeddah Mengajak Calon Temus Berjiwa Amanah Dan Melayani
27 Mar 2018 04:09:34 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 672
Ket: Peserta Temus bersiap hadapi tingkatan seleksi
Foto: KJRI Jeddah
Jeddah, LiputanBMI - Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin mengajak seluruh peserta calon tenaga musim haji (Temus) 1439H untuk meluruskan niat, memperbaharui komitmen dan berjiwa melayani dan mengabdi.
 
Ajakan itu disampaikan Konjen di sela-sela sambutan sekaligus pembukaan secara resmi ujian seleksi bagi para peserta calon Temus pendukung Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang diselenggarakan Minggu, 25 Maret 2018 di aula kantor teknis urusan haji (TUH) KJRI Jeddah.
 
"Ujian seleksi ini bertujuan untuk memperoleh calon-calon yang credible (berjiwa amanah), responsible (bertanggug jawab) dan devoted (mempunyai jiwa mengabdi dan melayani)," ucap Konjen di hadapan 804 peserta ujian dari total 974 yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagaimana keterangan tertulis yang diterima LiputanBMI.
 
Menurut Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, jumlah pendaftar tahun ini tercatat sebanyak 1.660 orang. Setelah lulus di tahapan seleksi administrasi, peserta diwajibkan mengikuti ujian tulis, ujian lisan/wawancara dan ujian penguasaan lapangan.
 
Mengingat tanggung jawab Temus adalah full time dengan tantangan medan dan situasi yang berat, Konjen menegaskan tim pendukung PPIH harus mempunyai kemampuan untuk mengemban tugas yang diamanatkan,  memilki kemampuan mengelola atau mengendalikan emosi. Selain itu, petugas harus memiliki stamina fisik yang baik di tengah suhu cuaca yang menyengat dan mobilitas yang tinggi.
 
"Bayangkan pada saat cuaca terik, underpressure (tertekan), dan harus melayani berbagai anggota jemaah haji yang tersesat dan yang meminta pertolongan kita sebagai petugas. Bagaimana bisa menolong yang sakit, kalau sebagai petugas kita gampang sakit,” ujar Konjen.
 
Konjen menambahkan agar para calon Temus juga menunjukkan identitas Indonesia yang tercermin dalam cara bertutur kata dan berperilaku dan melayani secara santun.
 
Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri (PHN) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Sri Ilham Lubis, mengungkapkan dalam sambutannya bahwa indeks kepuasan atas layanan jemaah haji Indonesia tahun 2017 mencapai angka 84,85. Indeks mutu layanan yang diraih ini didasarkan pada hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah dilakukan sejak tahun 2010 dengan tren yang terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. 
 
"Tahun ini adalah tahun tantangan bagi kita, bagaimana kita bisa meningkatkan layanan yang sangat  memuaskan untuk bisa berhasil mencapai angka indeks 85 ," kata Direktur PHN.  
 
Disampaikan oleh Staf Teknis Urusan Haji-1  KJRI Jeddah, Ahmad Dumyathi Bashori, yang merangkap Ketua PPIH Arab Saudi bahwa pihaknya tahun ini telah mengembangkan aplikasi smartphone berbasis Android, yaitu bravoPPHI.
 
"Kalau pada aplikasi sebelumnya para petugas bisa dimonitor keberadaannya oleh pimpinan untuk memudahkan penugasan, dengan tambahan fitur baru ini jemaah bisa mendeteksi keberadaan petugas sehingga memudahkan mereka untuk mengontak petugas yang berada di jangkauan terdekat bila diperlukan," terang Dumyathi.
 
Ditambahkan Sri Ilham Lubis bahwa sesuai rencana perjalanan  haji (RPH) tahun ini, Pemerintah telah menetapkan bahwa pemberangkatan kloter pertama untuk gelombang-1 secara serentak dari seluruh embarkasi akan dimulai pada 17 hingga 29 Juli untuk  dan mendarat di Madinah. Sedangkan kloter pertama untuk gelombang-2  yang akan mendarat di Jeddah mulai diberangkat kan pada 30 Juli.

(IYD/IYD, 27/03)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki