Berita > Seputar TKI
TKI Asal Subang Sering Disiksa Majikan, Keluarga Berharap Bantuan KJRI Jeddah
24 Mar 2018 00:29:33 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 3666
Ket: Foto Nina Rosnina yang ditemukan di media sosial
Foto: LBMI
Jeddah, LiputanBMI - Kaget dan shock. Begitulah yang dirasakan pihak keluarga saat melihat foto Nina Rosnina binti Edih Reswi (40) yang penuh luka lebam di sekujur tubuhnya. Pihak keluarga mendapati foto tersebut di media sosial Facebook setelah seorang TKI yang bekerja di Taif, Arab Saudi memposting foto Nina di akunnya dengan kondisi yang memprihatinkan.

"Kami mendapati foto tersebut di media sosial pada tahun 2015, karena kami sudah kehilangan kontak selama 8 tahun," kata Cristina Puti salah satu keponakan Nina kepada LiputanBMI, Jumat (23/3/2018).

Lanjut kata Cristina, pihak keluarga sudah melaporkan kasus tersebut kepada Kementerian Luar Negeri, namun hingga saat ini belum ada titik terang keberadaan Nina. Dia menduga kondisi Nina yang terlihat di foto tersebut adalah tindak kekerasan yang dilakukan majikan.

"Kami sudah melapor 2 tahun yang lalu tapi belum ada hasil. Bahkan suami dan kedua orang tua mba Nina sering sakit-sakitan setelah melihat foto tersebut," terangnya.

Oleh karena itu, Cristina sangat berharap bantuan pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah untuk melacak keberadaan bibinya.

TKI asal Blok Tegal Palapa, Desa Dangdeur, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat itu berangkat ke Arab Saudi pada Februari 2009 melalui PJTKI Agesa Asa Jaya.

"Saya sering lihat pemberitaan di media pihak KJRI Jeddah membantu mengungkap dan memulangkan TKI yang sudah belasan tahun tidak pulang. Tapi kenapa keberadaan mba Nina belum bisa ditemukan. Kami selaku pihak keluarga besar sangat berharap bantuan KJRI Jeddah untuk mencari keberadaan mba Nina agar dapat berkumpul dengan keluarga menyambut Ramadhan tahun ini," ujarrnya.
(IYD/IYD, 24/03)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki