Berita > Ekosospol
Bandara Kertajati Majalengka Bahas Kerja Sama dengan Bandara Madinah Arab Saudi
21 Mar 2018 20:00:45 WIB | Abu Rayyan | dibaca 1047
Ket: Tim BIJB didampingi Tim KJRI Jeddah bertemu dengan pengelola bandara Madinah, Arab Saudi
Foto: KJRI Jeddah/Pensosbud
Madinah, LiputanBMI - Tim Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati bersama KJRI Jeddah melakukan pembahasan rencana kerja sama dengan Tibah Airports Operation Company (TAV/Tepe Akfen Vie) selaku perusahaan pengelola Prince Mohammed Bin Abdulaziz International Airport (PMIA) Madinah.

Pertemuan yang berlangsung Senin, 12 Maret 2018 di kantor TAV Madinah bertujuan membahas tindak lanjut rencana kerja sama antara BIJB dan TIBA/TAV dengan penyampaian dan pembahasan draft awal nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang bersifat business to business.

MoU tersebut mencakup kerja sama pengelolaan pelayanan bandara, kerja sama strategis bisnis bidang penerbangan internasional dan lokal, bisnis non aero dan teknologi informasi. MoU tersebut diupayakan rampung sebelum soft launching pada Mei dan grand launching BIJB pada Juni 2018.

"Kami berharap kerja sama ini segera terealisasi sehingga pergerakan orang, barang, investasi dan pariwisata dari Arab Saudi ke Indonesia dan sebaliknya semakin meningkat," kata Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Dr. Mohamad Hery Saripudin, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dirut PT BIJB, Virda Dimas Ekaputra, dan Komisioner BIJB, Moh. Iksan Tatang. Dari pihak TIBA/TAV hadir Managing Director TAV, Sofieda Abdessalem, dan Deputy Managing Director, Dr. Ahmad Saleh Sharqawi, dan dari KJRI Jeddah hadir Konjen RI Jeddah dan Staf Teknis Perhubungan Amiruddin Muhammad Arsyad.

Usai pertemuan, Tim BIJB bersama KJRI Jeddah diajak keliling untuk meninjau fasilitas baik di terminal internasional maupun di terminal haji dari bandara yang diklaim sebagai bandara pertama di Arab Saudi yang menggunakan skema kemitraan pemerintah swasta (KPS) atau Public Private Partnership.

Demikian pula halnya dengan BIJB yang menjadi bandara undara pertama yang dibangun di Indonesia dengan skema KPS.

Di sela-sela peninjauan fasilitas bandara, Konjen memberikan masukan kepada TAV akan pentingnya papan informasi (signage) berbahasa Indonesia agar jemaah saat kedatangan tidak berpencar karena tidak adanya papan petunjuk berbahasa indonesia dan tidak tersedia tim pemandu tim bandara yang berbahasa Indonesia untuk mengarahkan jemaah.

TAV merupakan perusahaan pengelola bandara terkemuka di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) yang berbasis di Turky. Kehadiran TAV di Arab Saudi dipercaya untuk mengelolah Bandar Undara Internasional yang terletak di Kota Suci Kedua umat Islam dunia, Madinah Al-Munawwarah, dengan label perusahaan TIBAH Airports Operation Co. Ltd.

KJRI mendukung penuh upaya kerja sama yang dijalin antara PT BIJB dengan Prince Muhammed Bin Abdulaziz Intl Airport Madinah yang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan penerbangan pada calon jamaah haji dan umroh yang berangkat dari Kertajati Majalengka, Jawa Barat.

Pada pertemuan tersebut konjen juga menyampaikan, pasca penandatangan MoU antara Menteri Perhubungan RI dan Menteri Transportasi Arab Saudi di Bogor di sela-sela kunjungan Raja Salman ke Indonesia, jumlah penerbangan dari Indonesia ke Arab Saudi dan sebaliknya meningkat, seiring dibukanya beberapa rute baru di Indonesia dan di Arab Saudi secara tidak terbatas untuk 3rd and 4th freedom traffic rights seperti Dammam dan Riyadh.

(TTG/TTG, 21/03)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki