Berita > Seputar TKI
Divonis Bebas, Majikan Penyiksa Suyanti Hanya Diwajibkan Berkelakuan Baik
16 Mar 2018 20:10:49 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 3100
Ket: majikan penyiksa Suyanti (kiri)
Foto: Malaysia Gazette
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Majikan yang menyiksa Suyanti lolos dari hukuman penjara dan hakim hanya memvonis pelaku dengan kewajiban berkelakuan baik selama lima tahun dengan ancaman denda 20 ribu ringgit (sekitar Rp70,3 juta).

Sebelumnya, perempuan bergelar Datin bernama Rozita Mohamad Ali (44) itu sempat didakwa pasal percobaan pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Namun, pengadilan mengubah dakwaan dari percobaan pembunuhan menjadi tindakan yang menyebabkan luka parah dengan menggunakan senjata berbahaya atau senjata tajam dan Rozita mengakui kesalahan sesuai dakwaan baru itu.

Dalam persidangan yang mulai digelar sejak 9 Mei 2017, sedikitnya telah dihadirkan 10 orang saksi

Media Malaysia The Star, Kamis (15/3/2018), melaporkan, Deputi Jaksa, V. Suloshani mendesak pengadilan untuk memberikan hukuman penjara karena kasus tersebut sudah menjadi viral di media sosial.

Akan tetapi, pengacara pelaku, Datuk Rosal Azimin Ahmad mengajukan usulan hukuman tersebut karena kliennya sudah menderita akibat tekanan besar hingga stress.

Sebelumnya, hakim mengatakan bahwa hukuman tersebut tidak berarti bahwa Rozita telah dibebaskan, tetapi masih ada keterikatan dengan pengadilan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Atas putusan hakim yang meloloskan majikan Suyanti dari hukuman penjara, jaksa mengajukan banding.

Kasus penganiayaan yang dialami Suyanti sempat menjadi heboh setelah foto-fotonya dengan muka lebam dan badan berlumuran darah viral di media sosial. TKI asal Medan tersebut ditemukan oleh petugas keamanan tak sadarkan diri dalam selokan di Mutiara Damansara pada Rabu, 21 Desember 2016.

Bahkan, ketika itu perwakilan pemerintah RI di Malaysia langsung mengirimkan nota diplomatik kepada Kementrian Luar Negeri Malaysia, menyampaikan agar proses hukum berjalan secara adil dan pelaku dihukum setimpal.


(FK/FK, 16/03)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki