Berita > Ekosospol
KJRI Jeddah Gelar Pameran Produk Masakan dan Bumbu Indonesia Bagi Calon Penyedia Katering Jemaah Haji
13 Mar 2018 14:22:44 WIB | Abu Rayyan | dibaca 568
Ket: Pembukaan Pameran
Foto: KJRIJED
Jeddah, LiputanBMI - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyelenggarakan pameran produk ekspor Indonesia dalam rangka menjalankan instruksi Presiden RI, Joko Widodo dan arahan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saefuddin, agar kegiatan ibadah haji bisa dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan kegiatan ekspor Indonesia.

Pameran yang digelar selama tiga hari di Aula Kantor Teknis Urusan Haji, KJRI Jeddah, Sabtu, 10 Maret 2018 dibuka oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, bersamaan dengan acara kegiatan aanwijzing (rapat penjelasan) pengadaan konsumsi untuk Jemaah Haji Indonesia tahun 1439H/2018M.

Pameran yang dimaksudkan untuk mempertemukan para pengusaha eksportir dan distributor produk makanan Indonesia dengan para calon penyedia jasa katering Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas (pelayanan) katering kepada jemaah haji dengan menghadirkan menu makanan bercita rasa Indonesia.

"Jemaah haji kita bisa menikmati masakan dengan cita rasa Indonesia sehingga mereka tidak merasa jauh dari kampung halamannya di Indonesia," ucap Konjen.

Untuk itu, demikian Konjen, mulai tahun ini dan seterusnya Perwakilan RI di Jeddah akan mengundang para produsen dan distributor produk Indonesia untuk berpartisipasi dalam pameran semacam ini.

Rangkaian aanwijzing dan pameran memberikan kesempatan berinteraksi secara bisnis bagi para calon pemilik dapur dan penyedia katering dari Arab Saudi dengan distributor produk-produk indonesia.

Lebih lanjut, konjen juga menekankan tiga hal, yaitu pemilik dapur atau penyedia katering dituntut agar meningkatkan kualitas makanan yang disajikan, kontinuitas pengiriman makanan dan ketepatan waktu pendistribusian makanan kepada Jemaah.

Dengan begitu, diharapkan para jemaah akan mendapatkan makanan yang mengundang selera, sehat dan bergizi tinggi sehingga akan menambah kekhusukan mereka beribadah.

Penetapan penyedia katering, tegas Konjen, akan dilaksanakan melalui mekanisme fair competition.

Usai membuka pameran, Konjen menyempatkan diri mengunjungi stan produk-produk makanan dan bumbu masakan Indonesia bersama peserta aanwijzing yang terdiri dari para calon penyedia katering Armina Makkah dan Madinah dan para importir produk-produk makanan dan bumbu masakan Indonesia.

Konjen Hery mengunjungi stan produk-produk makanan dan bumbu masakan Indonesia bersama peserta aanwijzing
Ket. foto: Konjen Hery mengunjungi stan produk-produk makanan dan bumbu masakan Indonesia bersama peserta aanwijzing
Sumber foto: KJRIJED


Konsul Ekonomi KJRI Jeddah, Agus Muktamar, menambahkan bahwa para peserta pameran di antaranya adalah Sami Al-Katsiri Trading Establishment, Salim Bawazir Trading Company, Pinehill Food Arab Limited/ Indofood, Al-Ghamah, MBT, Mizanian, Asosiasi Bumbu Cita Rasa Nusantara, Al Raqeeb, produsen tahu tempe “Manalagi”, dan 98 pemilik dapur dan katering sangat menyambut baik inisiatif KJRI Jeddah dalam menggandeng produsen dan distributor produk-produk Indonesia.

Ketua Tim Katering Kementerian Agama, Ahmad Abdullah, menegaskan harapannya agar penyedia jasa katering menyampaikan komitmennnya menggunakan bumbu masakan/produk yang berasal dari Indonesia.

"Ini akan memberi nilai ekonomis bagi neraca perdagangan Indonesia tanpa mengurangi kualitas nilai ibadah para calon jamaah haji Indonesia," katanya.
(TTG/TTG, 13/03)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki