Berita > Seputar TKI
Mantan BMI Malaysia Ini Sukses Buka Usaha Warung 'Pecel Iwak Kali' di Ponorogo
18 Feb 2018 12:08:33 WIB | Redaksi | dibaca 2424
Ket: warung pecel Mujiono
Foto: Mujiono
Nasional, LiputanBMI - Bertekad untuk tidak kembali bekerja ke luar negeri karena sudah ada anak yang butuh perhatian dan kasih sayang, Mujiono, warga Ponorogo yang pernah bekerja sebagi BMI di Malaysia bersama istrinya akhirnya sukses membuka usaha warung pecel.

Warung pecel Mujiono yang berada di Jalan Suromenggolo, Ponorogo atau lebih terkenal dengan sebutan Jalan Baru itu bukan warung pecel seperti pada umumnya. Pecel yang disajikan mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu menggunakan bungkus daun jati dengan lauk iwak kali (ikan sungai) yang ternyata sangat digemari pelanggan.

"Sepulang dari Malaysia pada tahun 2003 saya dan istri bertekad untuk tidak kembali kerja ke luar negeri. Maka kami membuka usaha kecil-kecilan. Di sini kuliner yang paling diminati masyarakat ya pecel. Setelah jatuh bangun merintis usaha, alhamdulillah sekarang mulai ramai dan punya banyak pelanggan, " tutur Mujiono.

Bahkan, lanjut Mujiono, saat ini omset warung pecel yang buka setiap hari pukul 16.30 sampai pukul 22.00 WIB (hari Minggu pukul 05.30 s/d 10.00 WIB) itu sudah mencapai jutaan rupiah per bulan.

Menurut Mujiono, dia sudah menggeluti usaha kuliner asli Ponorogo ini selama empat tahun. Bermodalkan uang hasil jerih payah bekerja di Malaysia, dia dan istrinya menekuni usaha pecel khas Ponorogo ini dari nol.

pecel iwak kali di warung Mujiono
Ket. foto: pecel iwak kali di warung Mujiono
Sumber foto: Mujiono



Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kunci kesuksesan bisnis kuliner adalah sabar dan telaten. Citarasa makanan, pelayanan yang bagus pada pelanggan juga fasilitas yang memadai. Meski hanya buka di kaki lima, kebersihan dan kerapian harus tetap dijaga.

Salah satu pelanggan pecel iwak kali, Agus Harianto kepada LiputanBMI mengaku puas dan mengatakan sangat menyukai sambal pecel dan iwak kali di warung Mujiono.

"Sensasinya tuh beda. Di sini sambelnya pas, nggak terlalu pedas tapi enak dan iwak kalinya kremes-kremes renyah. Enak deh pokoknya, "kata Agus.

**
Penulis: Anny Hidayati

(RED/FK, 18/02)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki