Berita > Seputar TKI
KJRI Jeddah Upayakan Pemulangan Umiyatun TKI yang Terkena Stroke
12 Feb 2018 17:28:58 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1405
Ket: kondisi Umiyatun
Foto: KJRI Jeddah
Qunfudhah, LiputanBMI - Konsulat Jenderal RI di Jeddah berupaya memulangkan Umiyatun Marsidik Ngurawi, TKI yang dirawat selama dua bulan di RS Adham General Hospital, Alqunfudhah sebuah wilayah yang jaraknya sekitar 350 Km dari Makkah.

Perempuan kelahiran Agustus 1970 ini menderita stroke hemoragik dengan kondisi seluruh anggota tubuhnya tidak dapat berfungsi secara normal.

Salah satu perawat asal Indonesia, Ririn Hapsari mengungkapkan kondisi Umiyatun tidak sepenuhnya membaik dan mengalami perkembangan yang lambat.

"Sakit yang diderita Umiyatun sangat sulit disembuhkan karena penyebabnya pendarahan dasar otak. Namun jika Allah berkehendak bukan hal yang mustahil Umiyatun dapat sembuh sedia kala," imbuhnya.

Baca juga: Seorang TKI di Arab Saudi Terkena Stroke, Kondisinya Memprihatinkan

Tim perlindungan KJRI Jeddah pada Minggu, 4 Februari 2018, telah mendatangi RS Adham untuk mengambil sidik jari dan foto Umiyatun guna perpanjangan paspor.

Konsul Imigrasi KJRI Jeddah, Ismoyo mengatakan pihaknya akan membantu kemudahan proses pergantian paspor milik Umiyatun. Hal itu dilakukan agar terjaganya dokumen keimigrasian dan proses kepulangannya ke Indonesia untuk mendapat perawatan kesehatan lebih lanjut.

“KJRI Jeddah sangat memprioritaskan pelayanan WNI yang membutuhkan bantuan penggantian paspor dengan langsung menyambangi dan memberikan pelayanan biometrik di tempat, sepanjang keluarga atau kerabatnya segera memberitahukan," katanya sebagaimana dikutip dari kemlu.go.id, Senin (12/2).

Sementara itu Turki Fahd Mohd Al Kharnadah, majikan Umiyatun, berharap dapat bekerja sama dengan KJRI Jeddah dalam proses pemulangan Umiyatun dan bersedia menanggung seluruh biaya kepulangan.. Dia juga menyambut baik respon KJRI Jeddah yang cepat tanggap terhadap keadaan kondisi wargannya.

(IYD/IYD, 12/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki