Berita > Seputar TKI
Komedian Indonesia Ditangkap Imigrasi, KJRI Imbau WNI Patuhi Aturan di Hong Kong
08 Feb 2018 11:41:12 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 719
Ket: ilustrasi
Foto: google
Hongkong, LiputanBMI - Konjen RI Tri Tharyat mengimbau agar semua WNI menjadi tamu yang baik dengan mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di Hong Kong.

Imbauan tersebut terkait dengan ditangkapnya dua komedian Indonesia atas nama Yudo Prasetyo (Cak Yudo) dan Deni Afriandi (Cak Percil) oleh petugas Imigrasi Hong Kong pada Minggu (4/2) lalu karena kasus penyalahgunaan visa.

Mengutip siaran pers KJRI Hong Kong, Rabu (7/2), Konjen Tri berharap kasus ini menjadi kejadian terakhir sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi semua WNI di Hong Kong.

Cak Yudi dan Cak Percil dituduh telah melanggar Undang-undang Imigrasi Hong Kong karena menerima bayaran sebagai pengisi sebuah acara yang diselenggarakan komunitas BMI Hong Kong. Padahal, mereka masuk menggunakan visa turis.

Pihak otoritas Hong Kong menemukan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi pelanggaran izn tinggal bagi penyelenggara acara dan penyalahgunaan visa turis bagi pengisi acara.

Kasus dua komedian ini telah disidangkan di Pengadilan Shatin pada Selasa(06/02/2018), sedangkan ketua panitia telah diinterogasi dan dilepaskan dengan kewajiban melapor ke Imigrasi Hong Kong secara berkala.

Saat ini, Cak Yudi dan Cak Percil ditahan di Penjara Lai Chi Kok. KJRI Hong Kong menegaskan pendampingan hukum terhadap keduanya akan terus dilakukan hingga kasus ini selesai.

(FK/FK, 08/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki