Berita > Seputar TKI
MRC Adakan Sosialisasi Hak-hak PMI
29 Jan 2018 12:11:44 WIB | Nasrikah | dibaca 532
Ket: Sesi foto bersama
Foto: LBMI-KL
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Migrant Resource Centre (MRC), sebuah Pusat Sumber Daya Pekerja Migran di Malaysia, mengadakan sosialisasi tentang hak-hak sebagai pekerja kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Peserta terdiri dari PMI perempuan yang bekerja di sektor manufaktur yaitu pabrik elektronik di Melaka dan Johor Bahru, Minggu (28/1) di Restoran Rahyu, Cheng, Melaka.

Mohd Salleh Ahmad selaku koordinator MRC Johor, menyampaikan sosialisasi ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh MRC Johor dengan PMI.

"Pelatihan ini selain bertujuan untuk mengenalkan PMI tentang dasar dan manfaat serikat pekerja, sekaligus ajang untuk menyampaikan pengertian kepada para PMI tentang hak-hak mereka. Sekaligus tentang undang-undang yang ada di Malaysia," tutur Salleh.

Setiap pekerja migrant mempunyai hak-hak yang sama dengan pekerja lokal. Diantaranya hak mendapatkan gaji, akomodasi, libur, keselamatan sosial dan hak untuk berkumpul atau bergabung dengan serikat pekerja.

"Majikan tidak akan memberikan kebaikan kepada para pekerja begitu saja, melainkan ada permintaan dari para pekerja. Dan untuk menyampaikan penawaran ke majikan harus lewat serikat pekerja, tidak bisa dilakukan oleh individu," tambah Salleh.

Nasrikah, salah satu nara sumber sekaligus koordinator Komunitas Serantau menekankan tentang isu feminisme yang biasa terjadi di lingkungan kerja.

"Sebagai pekerja perempuan hendaknya tidak menerima perlakuan secara diskriminasi oleh majikan atau atasan. Jika ada yang mengalami gangguan seksual, hendaknya diberitahukan kepada serikat pekerja. Supaya pelaku ditindak, untuk mendapatkan efek jera bagi pelaku," tutur Nasrikah.

Sementara itu TP (inisial) merupakan salah satu partisipan yang datang dari Muar, ingin kegiatan serupa diadakan secara berkesinambungan dan ada follow up nya.

"Saya merasa pentingnya kegiatan seperti ini, selain dapat berkumpul dengan teman-teman, kita juga bisa sharing tentang masalah yang ada," tutur TP.


(NS/IYD, 29/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki