Berita > Ekosospol
Kenaikan Gaji Sektor Formal hanya Pengalihan Isu Revisi UU Ketenagakerjaan di Taiwan
28 Jan 2018 00:22:58 WIB | Yully Agyl | dibaca 2440
Ket: Perbedaan sebelum dan sesudah revisi UU
Foto: SR
Taipei, LiputanBMI -
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa terhitung tanggal 1 Januari 2018, upah minimum sektor formal para pekerja asing di Taiwan mengalami kenaikan sekitar 5%, dari NTD 21009 menjadi NTD 22000. Kenaikan gaji tersebut diiringi dengan kenaikan biaya asuransi kesehatan dan biaya asuransi tenaga kerja.

Akan tetapi yang luput dari pemberitaan di kalangan pekerja asing adalah disahkannya revisi Undang-Undang Pekerja, yang ternyata dengan direvisinya undang-undang itu sangatlah merugikan para pekerja sektor formal itu sendiri.

Beberapa waktu yang lalu gencar dilakukan aksi penolakan oleh berbagai pihak antara lain NGO, pekerja lokal, juga organisasi TKA yang tentunya mengandung risiko cukup besar bagi TKA itu sendiri. Opsi untuk melakukan revisi Undang Undang ini sebenarnya sudah lama di kalangan parlemen Taiwan, dan dengan disahkannya revisi ini maka sebenarnya kenaikan gaji ini hanyalah sebagai pengalihan isu untuk menutupi berita revisi di kalangan pekerja.

Sedikit gambaran tentang revisi undang undang yang sangat merugikan para pekerja asing di Taiwan adalah:

~PERHITUNGAN JAM KERJA DI HARI LIBUR.
Sebelum revisi: kerja 1-4jam (dihitung 4 jam), kerja 5-8 jam (dihitung 8 jam), kerja 9-12 jam (dihitung 12 jam ).
Setelah revisi: perhitungan sesuai jam kerja.

~JARAK OFFER SHIFT
Sebelum revisi: ada jarak 11 jam sebelum masuk kerja lagi.
Setelah revisi: Hanya ada jarak 8 jam.

~HARI LIBUR
Sebelum revisi: wajib libur 1 hari dalam 1 minggu.
Setelah revisi: 12 hari bekerja berturut-turut dianggap tidak melanggar aturan.

~CUTI TAHUNAN
Sebelum revisi: cuti tahunan wajib diberikan di tahun tersebut (atau diganti dengan uang).
Setelah revisi: bisa diberikan di tahun berikutnya.

~JAM LEMBUR
Sebelum revisi: sebulan 46 jam.
Setelah revisi: sebulan 54 jam.

~LIBUR TAHUNAN
Sebelum revisi: dalam setahun ada 19 hari.
Setelah revisi: dalam setahun 12 hari.

Saatnya para buruh migran di Taiwan bersatu menuntut agar ditarik kembali revisi undang undang ini karena akan sangat merugikan dan akan berdampak langsung bagi kita semua.

Penulis: SR (BMI di Taiwan).
(YLA/JWD, 28/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki