Berita > Info Penting
Konjen Tri Tharyat Bangga Dua Konsul KJRI Hong Kong Raih Penghargaan Khusus HWPA
20 Jan 2018 00:39:50 WIB | Wijiati Supari | dibaca 796
Ket: Konjen Tri Tharyat bersama Konsul Naker dan Konsul Imigrasi KJRI Hong Kong
Foto: LBBMI/HK
Hongkong, LiputanBMI - Konsul Imigrasi dan Konsul Ketenagakerjaan KJRI Hong Kong, Andry Indrady dan Sholahudin menerima penghargaan khusus (special mention) Hassan Wirajuda Perlindungan Awards (HWPA) 2017 dari Kementerian Luar Negeri, atas kontribusi yang signifikan dalam upaya perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Penghargaan tersebut secara simbolis disampaikan oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong, Tri Tharyat pada Jumat (19/01/2018), di Ruang Ramayana KJRI Hong Kong.

"Kami sangat bangga bahwa 2 staf kami menerima penghargaan bergengsi di bidang perlindungan WNI ini. Konsul Imigrasi telah berkontribusi besar dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan WNI. Di antaranya dengan meluncurkan aplikasi booking paspor dan pengiriman paspor melalui pos," ungkap Konjen Tri Tharyat.

"Untuk Konsul Naker, meskipun penghargaan diberikan atas kontribusinya di KBRI Singapura, kami sangat bangga karena saat ini beliau sudah menjadi staf di KJRI Hong Kong. Tentu beliau akan memberikan kontribusi yang tidak kalah besar di Hong Kong ini," kata Konjen Tri.

Sementara itu, HWPA ini merupakan yang ke-tiga di tahun 2017 diberikan untuk tujuh kategori penerima, yaitu: mitra kerja Kementrian Luar Negeri, mitra kerja perwakilan Republik Indonesia, lembaga swadaya masyarakat atau masyarakat madani di luar negeri, kepala perwakilan RI, staf perwakilan RI, media atau jurnalis, dan pemerintah daerah.

Selain 7 kategori ini, Kemlu juga memberikan penghargaan tersebut kepada 12 staf di perwakilan RI di seluruh dunia, termasuk kedua pejabat KJRI di atas.

Seleksi ketat terhadap puluhan nominasi dilakukan oleh tim juri independen yang berasal dari berbagai unsur, termasuk aktivis HAM, akademisi, pakar hukum, jurnalis, dan mantan kepala perwakilan RI.

Di tahun 2015 dan 2016 sendiri, 2 kelompok masyarakat madani dari Hong Kong, yaitu Indonesian Migran Workers Union (IMWU), Jaringan Buruh Migran Indonesia (JBMI) dan Pathfinders juga pernah menerima penghargaan ini.

"KJRI tidak bisa bekerja sendirian, tanpa dukungan yang begitu besar dari seluruh pihak. Kami harap kerjasama dengan organisasi BMI dan pihak terkait di Hong Kong ini dapat terus terjalin di masa mendatang." ujarnya sekaligus berharap agar penghargaan ini juga dapat diberikan kepada organisasi maupun individu lainnya di Hong Kong di masa depan.
(WSP/IYD, 20/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki