Berita > Seputar TKI
Isak Tangis Sambut Kepulangan TKI Nurhalimah dari Malaysia
19 Jan 2018 18:22:53 WIB | Juwarih | dibaca 4138
Ket: Keluarga Sambut Kedatangan Nurhalimah
Foto: LBMIMY
Indramayu, LiputanBMI - Isak tangis keluarga dan tetangga menyambut kepulangan Nurhalimah binti Tarmin (26) di kampung halamannya Blok Rehoboth, Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (18/1/2017) malam.

Pasalnya, sejak berangkat pada 13 Maret 2009, Nurhalimah tidak diizinkan pulang oleh majikannya. Selain itu dia juga tidak diberi gaji dan tidak diperbolehkan berkomunkasi dengan keluarganya.

Nurhalimah dipulangkan setelah orang tuanya mengadukan permasalahan anaknya ke SBMI Indramayu, kemudian SBMI membuat surat pengaduan ke KBRI Kuala Lumpur, Malaysia.

"Saya sangat senang sekali akhirnya bisa kembali bertemu dengan kedua orang tua dan keluarga saya," tutur Halimah saat memeluk Sarniti, Ibu kandungnya sambil mata berkaca-kaca.

Tarmin (50), Ayah kandung Nurhalimah mengaku merasa bahagia karena bisa kembali memeluk putri bungsunya itu yang sudah lama kedatangannya dinanti-nantikan.

"Alhamdulillah, putri saya akhirnya bisa pulang dan saya merasa sangat senang bisa kembali memeluk putri bungsu saya," ungkap Tarmin kepada LiputanBMI.

Menurutnya, sebelum permasalahan anaknya diadukan ke SBMI, jangankan minta untuk Nurhalimah dipulangkan, untuk mendengarkan suara anaknya saja via telepon sangat sulit.

Sementara itu, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Indramayu, Juwarih, menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah ikut andil dalam memperjuangkan hak-hak Nurhalimah.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Abdul Aziz Ismail, pengurus Badan Bertindak Majlis Anti Pemerdagangan Manusia Selangor, yang sudah bekerja sama dalam memperjuangkan hak-hak Nurhalimah," ucapnya.

Juwarih juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Malaysia yang sudah merespon pengaduan dari SBMI Indramayu.

"Kami ucapakan terima kasih juga kepada Tim Satgas Perlindungan WNI yang sudah membantu dengan memanggil majikan dan Nurhalimah ke kantor KBRI untuk memastikan keselamatan TKI dan hak gajinya dibayarkan," tandasnya.
(JWR/IYD, 19/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki