Berita > Seputar TKI
Dari Pemulangan Hingga Penagihan Hak, PPI Terus Kawal Kasus 81 ABK yang Terlantar di China
19 Jan 2018 01:09:26 WIB | Syafii | dibaca 1248
Ket: PPI bersama para ABK di PT GSJ
Foto: LBMIJKT
Jakarta, LiputanBMI - Pendampingan tim advokasi Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) terhadap puluhan Anak Buah Kapal (ABK) yang mengaku belum mendapatkan hak-haknya pasca dipulangkan dari China berhasil menemukan kepastian.

"Siang tadi kami dampingi sembilan ABK untuk menuntut sisa gaji mereka yang belum dibayar oleh PT GSJ yang berkantor di kawasan Kelapa Gading, Jakarta," ujar Sekretaris II PPI, Syofyan kepada Liputan BMI, Kamis (18/01/18) via telepon.

Menurut Syofyan, jumlah ABK yang diberangkatkan oleh PT GSJ sebanyak 24 orang. Mereka di luar negeri dipekerjakan di atas kapal-kapal penangkap ikan purshe sein yang semuanya bernama Fu Yuan Yu (hanya berbeda-beda nomor kapalnya) dan sembilan dari 24 orang tersebut sempat ditampung di palka kapal kolekting Ocean Star 98 yang akhirnya dipulangkan menjadi tiga tahap (tanggal 11, 13, dan 14 Januari 2018).

Masih kata Syofyan, sebelumnya pada tanggal 17 dan 18 Desember 2017 telah dipulangkan sebanyak 15 orang, ada yang dipulangkan dari Korea dan China.

"Kami kira hanya sembilan orang, ternyata ada 24. Sisa gaji mereka yang belum dibayar kurang lebih tiga bulan gaji di bulan November dan Desember 2017 serta Januari 2018," ungkapnya.

Berdasarkan mediasi yang digelar di kantor PT GSJ, lanjut Syofyan, para ABK sisa gajinya akan dibayar oleh pihak perusahaan pada akhir bulan Januari 2018. Komitmen tersebut dibuat oleh wakil perusahaan dalam bentuk surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai oleh para ABK dan wakil perusahaan dengan disaksikan pengurus PPI.

Berikut nama-nama ke-24 ABK yang berasal dari berbagai daerah tersebut :

1. Aditiya Nugraha;
2. Anton Haryadi;
3. Kasidi;
4. Hilman J.B. Wijaya;
5. Fahmi Arizal;
6. Dedi Kisworo;
7. Saefudin;
8. Suandi;
9. Dayat;
10. Mohammad Syafii;
11. Muhamad Nurokhman;
12. Khaerul Hidayat;
13. Muhamad Nurhidayat;
14. Bambang R. Harwoto;
15. Fristi A. Purnawan;
16. Trio Irawan;
17. Deden Irawan;
18. Hosea Botu Seo;
19. Desta Setiawan;
20. Darwanto;
21. Wawan Setiawan;
22. Slamet E.B. Raharjo;
23. Beni Syahrudin; dan
24. Mohamad Fuad Asmawi.



(IS/IS, 19/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki