Berita > Seputar TKI
Dipulangkan dari Malaysia karena Sakit, Keluarga Nuryeni: Terima Kasih KBRI Kuala Lumpur
01 Jan 2018 17:38:52 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1921
Ket: Nuryeni ketika bertemu adikna di bandara Jogya
Foto: Wasdiono Ade/LBMI
Nasional, LiputanBMI - Nuryeni (41), TKI asal Sukoharjo, Jawa Tengah yang sebelumnya dilaporkan 14 tahun hilang kontak dan terhubung dengan keluarganya ketika dalam keadaan sakit sudah dipulangkan ke kampung halamannya, Jumat (29/12) lalu.

Pihak keluarga mengaku sangat gembira dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur dan semua pihak yang membantu proses kepulangan Nuryeni.

“Terima kasih yang tak terhingga buat KBRI Kuala Lumpur yang tidak sekadar membantu, tapi juga mengantar kepulangan Mbak Yeni. Terima kasih juga kepada Mbak Siti dan kawan-kawan serta semua pihak yang dengan sukarela mau menolong kakak saya,” kata Wasdiono Ade, adik Nuryeni, Minggu (31/12).

Ketika tiba di rumah orang tuanya di Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo pada Jumat sore, kata Wasdiono, Nuryeni disambut hujan tangis keluarga dan para tetangganya.

“Alhamdulillah kakak saya bisa berkumpul kembali dengan keluarga, meskipun dalam kondisi sakit dan perlu perawatan dokter. Sekali lagi terima kasih banyak kepada semua pihak yang membantu proses pemulangan kakak saya,” katanya.

Seperti diberitakan LiputanBMI sebelumnya, ketika berhasil terhubung dengan keluarga setelah hilang kontak selama 14 tahun, kondisi Nuryeni cukup memprihatinkan. Selama beberapa bulan Nuryeni yang hanya terbaring lemah di rumah sewanya di kawasan Sungai Buloh Selangor hingga akhirnya pada Rabu (20/12), Nuryeni diantar ke KBRI Kuala Lumpur oleh Komunitas Serantau.

Melihat kondisi Nuryeni yang sangat kurus dan lemah, Satgas KBRI Kuala Lumpur membawa Nuryeni ke rumah sakit dan sempat dirawat di selama beberapa hari karena hasil pemeriksaan dokter menyebutkan ia menderita beberapa penyakit (komplikasi).

Setelah kondisinya membaik, Nuryeni dipulangkan ke Indonesia dengan diantar oleh salah satu staf KBRI Kuala Lumpur hingga Jakarta. Selanjutnya, Nuryeni diantar petugas BP3TKI hingga ke rumah orang tuanya.
(FK/FK, 01/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki