Berita > Seputar TKI
Karena Faktor Biaya, Jenazah TKI Asal NTT Tertahan di Rumah Sakit Malaysia
31 Dec 2017 20:38:25 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1413
Ket: ilustrasi
Foto: google
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Seorang TKI asal Kupang, Nusa Tenggara Timur yang diketahui bernama Adel Sofia Mesah (45tahun) dikabarkan telah meninggal dunia di rumah sewanya di Telok Gong, Klang pada 14 Desember 2017 lalu, sekitar pukul 21.00 waktu Malaysia.

Namun, hingga 17 hari pasca kematiannya, jenazah Adel belum bisa dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Saat ini jenazah almarhumah yang merupakan TKI undocument tersebut masih berada di Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah, Klang.

Berdasarkan keterangan Harlin, teman Adel, ia sudah menghubungi keluarganya yang ada di Indonesia.

"Saya sudah menghubungi keluarganya di kampung, dan keluarga ingin jenazahnya dipulangkan," kata Harlin ketika ditemui Liputan BMI, Sabtu (30/12).

Menurut Harlin , ia sudah melapor ke KBRI Kuala Lumpur dan berharap pihak kedutaan bisa membantu proses pemulangan jenazah Adel.

Akan tetapi, kata Harlin, pihak KBRI mengatakan jika ingin dipulangkan harus dengan biaya sendiri dan biar agen yang akan menguruskan semua.

"Karena pihak keluarga tidak mempunyai biaya untuk pemulangannya, hingga saat ini jenazah Adel masih berada di rumah sakit," ungkap Harlin .

Komunitas Serantau yang menerima pengaduan tentang kasus ini pada Jumat (29/12), langsung mendatangi rumah sakit dan memastikan bahwa jenazah masih berada di sana.

"Jenazah masih berada di rumah sakit dan menurut salah satu pegawainya, penyebab kematian almarhumah karena penyakit jantung. Hingga saat ini belum bisa diuruskan kepulangannya. Kami masih melobi pihak pemerintah dalam hal ini adalah Kemenlu dan KBRI Kuala Lumpur agar membantu menguruskan kepulangan jenazah Adel," tutur Yeni salah satu pengurus Serantau.
(IYD/IYD, 31/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki