Berita > Ekosospol
Sejumlah Pegiat TKI Riyadh Menolak Rencana Uji Coba Penempatan TKI PRT ke Arab Saudi
30 Dec 2017 21:09:27 WIB | Redaksi | dibaca 1104
Ket: Rencana uji coba penempatan TKI PRT ke Arab Saudi
Foto: LBMIKSA
Riyadh, LiputanBMI - Menyikapi ramainya pemberitaan terkait rencana uji coba penempatan TKI sektor domestik ke Arab Saudi, sejumlah pegiat TKI di Riyadh menyatakan penolakannya dan meminta uji coba tersebut tidak dilakukan sebelum adanya skema perlindungan yang jelas dan teruji.

Rencana uji coba tersebut dinilai prematur, tanpa parameter yang jelas, gegabah dan jauh dari semangat pelindungan terhadap pekerja migran Indonesia sebagaimana diamanatkan UU Nomor 18 Tahun 2017, demikian dinyatakan dalam rilis yang diterima Liputan BMI, Sabtu (30/12/2017).

Sikap penolakan muncul lantaran belum adanya perbaikan dan peningkatan sistem perlindungan selama masa penempatan sebagaimana sempat diwacanakan akan dibentuknya sebuah lembaga bernama Indonesian Migrant Office (IMO) di setiap negara penempatan.

Selain itu, pemerintah juga dinilai tergesa-gesa, perencanaan tertutup, informasi yang disebar kepada publik sangat minim dan tidak melibatkan masyarakat Indonesia di luar negeri secara signifikan, khususnya para pekerja migran aktif yang sangat paham kondisi masyarakat Arab.

Mereka pun menyarankan agar sebelum dilaksanakannya uji coba secara menyeluruh (simultan), seharusnya pemerintah melakukan uji coba secara parsial. Misalnya; uji coba sistem baru pelayanan satu atap di daerah, uji coba sistem baru penanganan pengaduan permasalahan ketenagakerjaan melalui IMO, atau uji coba sistem layanan pengaduan secara online.

Contohnya, layanan pengaduan permasalahan ketenagakerjaan di KBRI Riyadh masih seperti dulu, tidak ada sesuatu yang baru, tidak ada perubahan signifikan. Bahkan, usulan agar setiap laporan yang masuk langsung didata dan diberikan nomor registrasi pengaduan kepada pelapor, hingga saat ini belum terealisasi.

Lebih lanjut mereka menyerukan agar seluruh masyarakat Indonesia di Arab Saudi menolak rencana uji coba ini. Dalam waktu dekat, sikap penolakan ini akan disampaikan secara resmi kepada seluruh stakeholder baik pemerintah maupun swasta.

Para pegiat TKI ini tergabung dalam Forum Konsolidasi LSM dan Pegiat TKI se-kota Riyadh, anggotanya merupakah tokoh masyarakat, sesepuh ormas dan komunitas serta pekerja profesional asal Indonesia.

(RED/TTG, 30/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki