Berita > Seputar TKI
17 Rumah yang Disewa WNI di Kuala Lumpur Ludes Terbakar
29 Dec 2017 23:44:18 WIB | Redaksi | dibaca 1154
Ket: 17 rumah sewa yang dihuni WNI ludes terbakar
Foto: LBMIMY
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Kebakaran menimpa 17 rumah sewa yang kebanyakan dihuni oleh WNI di Jalan Raja Muda Enam, Kampung Baru, Jumat pagi, (29/12/2017).

Sekretaris I Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Dahlia Kusuma Dewi menyampaikan bahwa diperkirakan jumlah korban WNI sekitar 70-an orang, terdiri dari sekitar 13 keluarga. WNI umumnya berasal dari Jawa Timur.

Penyebab kebakaran diduga karena hubungan arus pendek, tidak ada korban jiwa. Saat ini sudah dibuat laporan polisi untuk penanganan korban lebih lanjut.

"Satgas malam ini masih membeli sembako dan barang-barang keperluan darurat lainnya untuk disalurkan kepada para korban," tutur Dahlia.

Terkait dokumen perjalanan paspor atau SPLP, KBRI akan memfasilitasi pemberian dokumen perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Para WNI disarankan untuk menunjukkan foto kopi dokumen perjalanan passpor atau SPLP dan permit atau ijin tinggal jika ada. Hal ini bisa diproses mulai tanggal 2 Januari 2018," imbuh Dahlia.

Menurut Zahra salah satu korban yang mengaku tinggal di rumah sewanya selama 13 tahun, ketika kejadian dia tengah bekerja. Pukul 10.00 ia mendapat telepon dari suaminya bahwa rumahnya terbakar.

Ketika sampai di lokasi, ia mendapati rumah beserta isinya hangus tidak tersisa.

"Baju, dokumen, cincin 3 biji, perabot, rice cooker, kulkas, televisi semunya hangus. Saya hanya tinggal baju yang ada di badan saja," tutur Zahra.

Lebih lanjut Zahra menyampaikan, Ia dan korban lainnya sudah mendapatkan bantuan berupa makanan, minuman, sepasang pakaian, kain sarung, dan peralatan tidur dari pihak Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM).

Bantuan sudah diserahkan Satgas kepada korban
Ket. foto: Bantuan sudah diserahkan Satgas kepada korban
Sumber foto: LBMIMY


"Pihak perwakilan KBRI sebanyak 3 orang juga sudah datang tadi pukul 8 malam, menanyakan apa yang kami perlukan saat ini. Dan KBRI juga berjanji akan membantu menguruskan dokumen kami yang hangus. Kami diminta datang pada tanggal 2 Januari nanti," imbuh Zahra.

Pihak pemerintah Malaysia telah memberikan bantuan untuk mengijinkan para korban untuk tinggal di Dewan Orang Ramai (gedung serba guna) Kampung Baru.
Belum ada kepastian sampai kapan mereka bisa ditampung di sana.
(RED/TTG, 29/12)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki