Berita > Seputar TKI
Rayakan Libur Natal di Rumah Kongsi
29 Dec 2017 13:25:36 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 588
Ket: Libur Natal di rumah kongsi
Foto: LBMI
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Hari libur perayaan Natal, 25 Desember 2017 yang jatuh pada hari Senin disambut dengan berbagai kegiatan oleh sebagian orang. Tidak terkecuali buruh migran yang berada di Malaysia.

Libur panjang mulai dari hari Sabtu hingga Senin menjadi kesempatan untuk bisa liburan balik kampung atau sekadar bercuti di Malaysia saja.

Selain libur panjang, Natal selalu identik dengan tawaran berbelanja murah dan diskon besar-besaran di banyak mall. Berbelanja akhir tahun, berburu diskon, maupun menikmati keindahan hiasan natal menjadi tarikan tersendiri untuk menghabiskan hari libur Natal di mall.

"Adanya media sosial sebagai penghubung tali silaturahim selama ini masih dirasa kurang. Masih perlu bersilaturahim secara bertatap muka sesekali," tutur Ayu. Seorang buruh migran yang merayakan libur Natal dengan mengunjungi salah satu rumah kongsi di Teluk Gong, Pelabuhan Klang.

"Dalam acara kumpul-kumpul seperti ini kita bisa saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, khususnya tentang ketenagakerjaan. Selain itu, kita juga bisa meningkatkan nilai syukur dengan cara melihat kehidupan orang lain di rumah kongsi yang sangat sederhana," imbuhnya.

Sayangnya, tidak semua pekerja migran bisa menikmati liburan. Misalnya saja pekerja sektor manufaktur. Mereka harus masuk kerja menggantikan pekerja lain yang sedang merayakan natal.

Dan masih banyak yang tidak diberikan libur oleh majikan. Khususnya pekerja yang bekerja di sektor rumah tangga.

"Tentu saja senang, apalagi bukan sekedar ngobrol dan makan-makan tapi juga diisi dengan diskusi ringan dan positif," tutur Yeni yang mengaku pertama kali datang ke rumah kongsi.

"Pengalaman yang sangat berkesan, bisa mengetahui dan merasakan secara langsung kehidupan teman TKI di kongsi," imbuhnya.

Penulis: Desi Lastati
(IYD/IYD, 29/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki