Berita > Komunitas
Rayakan Ulang Tahun Pertama, Paguyuban Warga Ponorogo di Malaysia Tampilkan Reog
17 Dec 2017 20:27:26 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 2352
Ket: Penampilan Reog Ponorogo pada ultah Pawargo di Johor
Foto: Nasrikah/ LBMIMY
Johor Bahru, LiputanBMI - Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang pertama, Paguyuban Warga Ponorogo (Pawargo) di Johor, Malaysia menggelar syukuran dengan memotong tumpeng dan menampilkan seni Reog Ponorogo, Sabtu (16/12/2017).

Acara yang digelar di halaman rumah salah satu pengurus Pawargo di Jalan Paritnipah, Batupahat, Johor tersebut menampilkan grup reog ‘Setia Budi’ pimpinan Sido Martono. Penampilan reog yang cukup energik dan menuai decak kagum penonton itu dipersembahkan di penghujung acara.

Selain dihadiri oleh ketua kampung serta para TKI dari beberapa komunitas di Johor, juga hadir perwakilan TKI dari Kuala Lumpur dan Singapura. Sementara dari KJRI Johor Bahru hadir salah satu staf-nya, Ridwan.

Moh. Saleh bin Pandak selaku ketua kampung dalam sambutannya berharap supaya acara seperti ini bisa menjadi agenda tahunan karena menurutnya bisa menjadi wahana untuk mengakrabkan budaya dua negara.

"Saya mengharapkan supaya ini bukan yang pertama, semoga ada lagi di masa yang akan datang. Sekaligus untuk merapatkan budaya dua negara dan menjadi wadah untuk warga Ponorogo,” tutur Moh. Saleh.

Staf KJRI Johor Bahru, Ridwan mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh warga Ponorogo di Johor. Di sela-sela kesibukan bekerja, kata Ridwan, mereka sanggup bersusah payah melestarikan budaya nenek moyang.

Ridwan juga berpesan agar para TKI menjadi pekerja yang baik, rajin, mentaati peraturan serta menjaga budi bahasa.

"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung," katanya.


Reog Ponorogo 'Setia Budi
Ket. foto: Reog Ponorogo 'Setia Budi"
Sumber foto: Nasrikah/ LBMIMY



Sementara Nasrikah Sarah, pegiat buruh migran sekaligus koordinator komunitas Serantau yang datang dari Kuala Lumpur mengaku salut dengan kerukunan serta solidaritas para TKI di Johor.

Namun, ia menyayangkan momen berkumpulnya TKI itu tidak dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menyosialisasikan UU TKI yang baru.

"Sangat disayangkan, seharusnya moment seperti ini bisa dimanfaatkan untuk sosialisasi tentang undang-undang PMI yang baru saja disahkan oleh Pemerintah, juga tentang BPJS yang akan diimplementasikan tidak lama lagi," katanya.

***
Note:
Reportase Nasrikah Sarah saat menghadiri ultah Pawargo di Johor, Sabtu (16/12/2017).



(FK/RED, 17/12)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki