Berita > Seputar TKI
9 Tahun Hilang Kontak di Malaysia, Pesan Anaknya: Jika Ibu Masih Hidup Pulanglah!
13 Dec 2017 20:57:53 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 9687
Ket: Sulina dan kedua anaknya ketika masih kecil
Foto: Indah/ LBMIMY
Kuala Lumpur, LiputanBMI - “Jika ibu masih hidup, pulanglah, Bu … setidaknya, beri kami kabar. Aku sudah besar, sudah kelas 3 SMP. Cacak (mas) juga sudah bisa cari uang sendiri. Aku hanya ingin tahu kabar ibu. Jika ibu sudah meninggal, kami mohon kepada siapa pun yang mengenal ibu saya, beritahu kami di mana kuburnya.”

Ungkapan menyayat hati tersebut terlontar dari seorang anak yang sangat merindukan ibunya seperti dituturkan Indah Deviyanti, saudara sepupu Sulina.

Sulina adalah warga Dusun Krajan, Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Jember, Jawa Timur yang hilang kontak dengan keluarganya sejak berangkat menjadi TKI ke Malaysia pada tahun 2007.

Menurut penuturan Indah, selama sembilan tahun lebih, Sulina hanya satu kali menghubungi keluarga sekitar satu bulan setelah keberangkatannya. Sejak itu, Sulina tidak pernah menghubungi keluarganya sama sekali hingga kini.

“Sekitar sebulan setelah berangkat ke Malaysia, Mbak Sulina pernah menghubungi keluarga dan mengatakan kalau bekerja di Kuala Lumpur, tapi kami tidak mengetahui alamatnya secara pasti,” kata Indah kepada LiputanBMI melalui sambungan telepon, Selasa (12/12/2017).

Saat ini, lanjut Indah, pihak keluarga, terutama kedua anaknya yang bernama Amir Mustofa dan Ismi Fitriyah sangat mengharapkan kepulangan Sulina.

Ismi Fitriyah dan Amir Mostofa, dua anak Sulina yang ketika ditinggal Sulina masih kecil
Ket. foto: Ismi Fitriyah dan Amir Mostofa, dua anak Sulina yang ketika ditinggal Sulina masih kecil
Sumber foto: Indah/ LBMIMY


Untuk itu, Indah berharap kepada siapa pun yang pernah mengenal dan/atau mengetahui keberadaan Sulina di Malaysia dimohon menghubungi nomor telepon/WA +62 823 3799 0837.

Menurut Indah, Sulina berangkat ke Malaysia melalui sebuah PT. Namun, pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti nama dan alamat PT yang memberangkatkannya.

"Hanya dengan selembar foto itu kami berharap ada yang mengetahui keberadaan Mbak Sulina dan memberitahukan bahwa kedua anaknya saat ini sangat menginginkan kepulangannya,” harap Indah.



(FK/RED, 13/12)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki