Berita > Komunitas
JBM Perkuat Advokasi Perlindungan PMI Melalui Aksi Kampanye Kreatif Media
08 Dec 2017 15:47:43 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 269
Ket: Jaringan Buruh Migran
Foto: JBM
Jakarta, LiputanBMI - Sebanyak 25 organisasi masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Buruh Migran (JBM) telah menyepakati untuk memperkuat advokasi perlindungan pekerja migran Indonesia melalui kampanye kreatif di sosial media.

Acara tersebut digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (6-7/12), di Hotel Amaris, Jakarta Selatan guna membahas isu seputar pekerja migran dan UU Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI) yang baru disahkan.

Dalam diskusi itu disebutkan 19 isu krusial di dalam UU PPMI yang akan menjadi bahan kampanye kreatif untuk mengawal advokasi peraturan turunan. Diantaranya jaminan sosial pekerja migran, perlindungan pekerja migran dan peran serta masyarakat dan tanggung jawab pemerintah dalam mengawal migrasi yang aman.

Diskusi yang menghadirkan narasumber Damar Juniarto (SAFE Net), Suwarjono, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan Afif Saputra (Grenpeace) itu merumuskan bagaimana mengelola isu-isu pekerja migran agar lebih dipahami publik.

Kampanye kreatif bersifat informasi edukasi yang akan dikemas melalui media online dan ofline seperti rilis postingan, hastag, infografis, videografis dan policy brief.

Di akhir acara, para peserta diskusi menargetkan hari pekerja migran sedunia (migrant day) sebagai momentum untuk melakukukan kampanye media.
(IYD/RED, 08/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
jambore keluarga migran 2018
ATC Cargo
psstki