Berita > Ekosospol
Jeddah Diguyur Hujan, Gedung Meteorologi Tersambar Petir dan Jalanan Banjir
21 Nov 2017 21:28:59 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 1805
Ket: Banjir di Jeddah
Foto: Saudi Gazette
Jeddah, LiputanBMI - Hujan lebat yang disertai petir menyambar gedung perkantoran meteorologi di dekat Bandara Internasional King Abdul Aziz. Beberapa pelaratan mengalami kerusakan, namun kantor masih bisa berfungsi untuk mengirim dan menerima laporan cuaca. Selain itu beberapa ruas jalan terendam banjir menggangu lalu lintas.

Kepala Humas Jeddah, Turki Al-Deeb mengatakan bahwa tidak ada penerbangan yang terganggu karena hujan.

"Hanya lima penerbangan yang tertunda karena beberapa penumpang dan kru tidak bisa sampai ke bandara tepat waktu. Tapi tidak ada penerbangan yang dialihkan," katanya sebagaimana dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (21/11).

Hujan lebat juga mengakibatkan kebocoran di gedung pengadilan Jeddah. Koran Okaz Arab telah menerima sebuah video otentik yang menunjukan air jatuh dari langit-langit. Sidang pengadilan juga ditunda karena banyak orang tidak bisa datang tepat waktu ke pengadilan.

Sementara itu Polisi Jeddah menerima 11.000 panggilan telepon di 911. Sebagian besar dari telepon ini berasal dari orang-orang yang menanyakan tentang jalan alternatif dan kondisi cuaca.

Kamera lalu lintas Saher untuk sementara dimatikan karena kondisi jalan dan gangguan lalu lintas.

Pangeran Khaled Al-Faisal, emir wilayah Makkah, telah menindaklanjuti hujan di Pusat Krisis dan Bencana sejak pagi hari.

Jeddah Islamic Port melanjutkan operasinya setelah penghentian sekitar tiga jam karena kondisi cuaca.

Tiga orang, yang terjebak di terowongan Al-Salam, berhasil diselamatkan oleh Pertahanan Sipil. Empat orang diselamatkan di Rabi setelah terjebak di lembah Al-Abwa.

Sejumlah jalan utama dan terowongan di Jeddah ditutup karena alasan keamanan. Terowongan tersebut termasuk satu di Jalan Palestina dan Jalan Pangeran Majed, Jalan Hira dan Jalan Pangeran Majed, Jalan Raja Fahad dan Raja Abdullah Road, Al-Salam dan King Abdullah Road-Madinah Road.

Pemerintah kota Jeddah meminta warga untuk tidak pergi piknik di lembah dan daerah dataran rendah yang berbahaya.

Pemerintah kota telah menyediakan 1.600 pekerja yang mengerjakan dua shift dan 512 peralatan untuk beroperasi di 14 wilayah kota yang berbeda dan 11 pusat.
(IYD/RED, 21/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki