Berita > Seputar TKI
Tidak Senonoh pada TKI, Warga Bangladesh Diganjar Penjara 11 Bulan
07 Nov 2017 22:19:16 WIB | Yully Agyl | dibaca 1462
Ket: Ilustrasi
Foto: Google
Singapura, LiputanBMI - Hannan (32), warga negara Bangladesh di Singapura dijatuhi hukuman 11 bulan penjara dan tiga pukulan rotan setelah dia mengakui dua tuduhan pada persidangan, Selasa (7/11/2017).

Wakil Jaksa Penuntut Umum, Gail Wong, mengatakan korban adalah seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia berusia 32 tahun dan pekerja rumah tangga asal Myanmar, Liani (25), yang pada saat kejadian (2 September 2017), berada di taman bermain Teban Gardens Road dengan dua anak kecil.

ketika kejadian, majikan korban sedang berada di luar negeri dan untuk sementara ia tinggal dengan kerabat majikannya, yaitu majikan Liani. Korban, Liani dan anak-anak meninggalkan taman sekitar pukul 18.30 dan berjalan menuju blok. Di jalan setapak, pelaku (Hannan) meneriaki korban dengan panggilan "sister", berharap korban bersedia memberikan nomer teleponnya, tetapi diabaikan.

Pelaku yang tersinggung meraih pundak korban dari belakang. Pekerja perdagangan laut itu lalu mengikutinya ke lobi lift dan dia kembali mencoba meminta nomor teleponnya sebelum mencengkeram dan menganiaya.

Hannan memeluknya dari belakang dan meremas payudara kanannya. Untuk menghindari cengkeraman pelaku, korban berjongkok, menutupi dadanya. Hal ini disaksikan oleh Liani dan korban menangis. Kemudian, keempat orang itu naik ke lift dan mereka memberi tahu majikan Liani.

Sebagaimana dilansir The Straits Times, Selasa (7/11), Hakim Distrik Lim Tse Haw, setelah melihat rekaman CCTV mengatakan bahwa hal itu memperkuat pandangannya untuk memberikan hukuman cambuk.

Hannan, yang dalam persidangan didampingi oleh Sunil Sudheesan dan Diana Ngiam, bisa dipenjara hingga dua tahun, didenda, dicambuk atau menerima hukuman gabungan untuk setiap tuduhan penganiayaan.
(YLA, 07/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki