Berita > Seputar TKI
Menolak Berlayar Dengan BBM Minim Pelaut Ini di PHK, Lapor PPI Alhamdulillah Haknya Dibayar
06 Nov 2017 00:05:38 WIB | Syafii | dibaca 5750
Ket: Tim Advokasi PPI Sumsel mendampingi pelaut
Foto: LBMIJKT
Nasional, LiputanBMI - Riston Panghiutan (30), pelaut asal Batam, Kepulauan Riau di PHK oleh perusahaan akibat menolak untuk berlayar membawa kapal TB. Trans Pasific I dari Oki, Palembang ke Kuala Gaung, Riau. Penolakan tersebut bukan tanpa sebab dan melawan perintah perusahaan, tetapi itu dilakukan karena perintah dimaksud tidak sesuai.

“Saya diminta bawa kapal dengan BBM yang tidak cukup berdasarkan penghitungan dengan Kepala Kamar Mesin (KKM),” ujar RP yang mengaku sebagai seorang nahkoda kepada Liputan BMI, Sabtu (04/11/17) melalui seluler.

Selain itu, ungkap RP, hak-haknya tidak diberikan oleh pihak perusahaan. Merasa tidak mendapatkan keadilan, ia mengadukan kasus tersebut kepada Pergerakan Pelaut Indonesia Sumatera Selatan untuk meminta bantuan advokasi.

Terpisah, menurut Wakil Kepala Bidang Pelaut Dalam Negeri DPD PPI Sumsel, Rachmat Akbar, ia bersama dengan para pengurus PPI lainnya pasca mendapat laporan dari RP langsung berkoordinasi dengan Kesyahbandaran di Palembang dan mendampingi korban untuk mendatangi perusahaan guna mencari solusi penyelesaian permasalahan tersebut.

“Alhamdulillah, pihak perusahaan kooperatif. Semua hak-hak korban dibayar meliputi hak sisa gaji, uang premi, tiket keberangkatan dan tiket kepulangan dan kasus ini dinyatakan selesai,” pungkas Rachmat.

(IS, 06/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki