Berita > Seputar TKI
Konjen Tri Ungkap Jumlah WNI di Hong Kong dan Makau yang Dipidana Kasus Narkotika
02 Nov 2017 14:48:23 WIB | Redaksi | dibaca 1548
Ket: Tri Tharyat, Konjen Hong Kong
Foto: LBMI
Hongkong, LiputanBMI - Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong, Tri Tharyat, mengungkap jumlah warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong dan Makau yang tersandung masalah hukum, terutama masalah narkotika per-30 September 2017 sebanyak 109 WNI. Mereka telah divonis penjara antara 3 bulan sampai 20 tahun.

Hal tersebut disampaikan Konjen Tri dalam sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan pencegahan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berlangsung di Ruang Ramayana KJRI Hong Kong pada Minggu (29/10).

"Yang terkena vonis karena pidana narkotika sebanyak 33 orang atau 33%. Di Makau ada 12, dari 12 orang 7 di antaranya karena kasus narkoba," ungkapnya.

Menurut Konjen Tri, masalah narkotika di Hong Kong dan Makau disebabkan oleh ketidaktahuan dan kepolosan. Untuk itu, Konjen Tri mengajak WNI di Hong Kong dan Makau untuk tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.

"Jadi, masalah narkoba ini tidak main-main, mafia Hong Kong sudah merajalela di Indonesia, mainnya tidak lagi gram, tetapi ton. Hati-hati, teman-teman di sini niatnya baik, kemudian karena ketidaktahuan, kepolosan, kepercayaan yang kurang pas bisa terjerumus. Kuncinya satu, jangan mudah percaya sama orang," tutupnya. (Wijiati Supari)
(RED/RED, 02/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BNI Saudi Arabia
ATC Cargo
psstki