Berita > Ekosospol
Mahasiswa HKUST Luncurkan Aplikasi Perekrutan PRT di Hong Hong
27 Oct 2017 07:15:25 WIB | Yully Agyl | dibaca 718
Ket: Ilustrasi
Foto: Google
Hongkong, LiputanBMI -

Dua mahasiswa pascasarjana dari Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong (Hong Kong University of Science and Technology) telah meluncurkan sebuah platform online bernama MamaHelpers. Platform online ini bertujuan untuk menghubungkan pembantu rumah tangga ke pengusaha luar negeri dan lokal.

Dengan layanan baru ini, calon majikan dapat mencari dan menghubungi calon pekerja rumah tangganya dan menyelesaikan keseluruhan proses ketenagakerjaan secara online, termasuk aplikasi visa dan pembelian polis asuransi.

Calon majikan dan calon pekerja dapat menindaklanjuti kemajuan dokumen secara online. Biaya setengah dari biaya apabila menggunakan jasa agen.
MamaHelpers juga bekerja sama dengan beberapa agen perantara yang ingin mempekerjakan pembantu rumah tangga melalui agen, dengan upah jelas tercantum di situs web.

Aplikasi seluler bebas untuk diunduh dari Google Play dan iOS App Store.

Tsz-yan dan Leung Yat-yin, yang baru saja lulus dari Program HKUST’s MPhil di Technology Leadership and Entrepreneurship (TLE), mengembangkan situs ini selama sekitar satu tahun di bawah sponsor Cyberport Creative Micro Fund.

Sebagaimana dilansir Ejinsight, Kamis (26/10/2017), MamaHelpers meluncurkan aplikasi bulan lalu. Lebih dari 20.000 pembantu rumah tangga telah mendaftar untuk layanan baru tersebut. Tim mereka akan terus memastikan bahwa pengusaha, pembantu, dan agen tetap bekerja dengan baik dan memenuhi harapan.

Leung mengatakan bahwa aplikasi tersebut memungkinkan atasan untuk meninjau data pribadi calon pekerjanya dan memastikan bahwa pengguna mendaftar dengan nama asli mereka untuk membantu mempertahankan tingkat keaslian yang tinggi. Semua informasi dan data pribadi akan dienkripsi. Akan ada forum pembantu rumah tangga untuk berkomunikasi satu sama lain.

Leung telah mempelajari teknik sebelum mengikuti program MPhil. Antara Tsz-yan dan Leung Yat-yin tidak saling mengenal sebelum hari orientasi.

Yung Ma Shan-yi, ketua Pengusaha Asosiasi Pembantu Rumah Tangga meminta para calon majikan untuk mempelajari latar belakang rekam medis calon karyawan sebelum membuat keputusan perekrutan.

Menurut direktur Terrence Yee, Program TLE dimulai empat tahun yang lalu dan telah menerima sekitar 15 siswa setiap tahunnya, dengan sepertiga siswa lokal, sepertiga siswa daratan dan sepertiga siswa internasional.
(YLA, 27/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki