Berita > Seputar TKI
Tujuh Jenazah TKI Korban Kecelakaan Maut di Malaysia Dipulangkan
26 Oct 2017 11:44:21 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 5125
Ket: bus pekerja yang mengalami kecelakaan
Foto: Berita Harian Online
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Tujuh jenazah TKI yang menjadi korban kecelakaan maut bus pekerja milik parbrik Plexus dan Sony di KM 147 Tol Juru Hala Utama, Pulau Pinang, Malaysia, pada Selasa (24/10) lalu dipulangkan ke tanah air, Kamis (26/10/2017).

Sumber dari KJRI Pinang sebagaimana disampaikan oleh Ketua Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur, Rabu (25/10) menyebutkan identitas ketujuh korban tersebut adalah;

1. Wami Windasih, nomor paspor AU 090367, asal Sragen, Jawa Tengah

2. Serlia, nomor paspor AT603119 asal Aceh

3. Titik Katinengsih, nomor paspor B6690383, asal Madiun, Jawa Timur

4. Faridah, nomor paspor B7477079, asal Sumatera Utara

5. Sartika Pasaribu, nomor paspor AT714374, asal Sumatera Utara

6. Resni Tumangger, nomor paspor B4014845, asal Aceh

7. Yeni, nomor paspor AT850413, asal Sumatera Utara

Dua korban atas nama Resni Tumangger dan Serlia diterbangkan Kamis pagi, sedangkan tiga jenazah atas nama Yeni, Sartika Pasaribu , Faridah diterbangkan tengah hari dan dijadwalkan tiba di bandara Kualanamo, Medan pukul 03.00 pm.

Sementara korban atas nama Wami Windarsih dan Titik Katinengsih diterbangkan dari Malaysia Kamis siang dan dijadwalkan tiba di bandara Cengkareng pukul 20.30 WIB. Untuk penerbangan lanjutan dari Cengkareng ke Jogyakarta jadwalkan hari Jumat (27/10) pagi dan diperkirakan tiba di Jogyakarta pukul 06.40 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut bus pekerja di Pulau Pinang yang terjadi pada Selasa (24/10) pagi itu mengorbankan puluhan pekerja asal Indonesia.

Dari 52 orang yang menjadi penumpang bus, 43 di antaranya adalah warga negara Indonesia. Selain 7 WNI meninggal, hingga saat ini empat pekerja asal Indonesia masih berada di ruang ICU dan 16 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit. Sementara 16 orang yang mengalami luka ringan sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit.

Untuk penanganan korban, saat ini Satgas KJRI Pinang masih akan terus berkoordinasi dengan instansi setempat.

(FK, 26/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
ATC Cargo
psstki